Cukup menohok ungkapan keprihatinan Lembaga Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) atas prahara Ruben Onsu versus Sarwendah Tan yang kian memanas dan melebar belakangan ini hingga anak-anak juga ikut terekspose. Pihak KAPI menyayangkan prahara hak asuh anak antara Ruben versus Sarwendah tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan seperti yang telah diusulkan pihak KPAI sebelumnya. Prahara antara dua idola di mata anak-anak ini bagi KPAI tidaklah elok apalagi untuk dicontoh, belum lagi dampaknya terhadap tumbuh dan kembang anak-anak di kemudian hari begitu rumit dan pelik.
Lantas, apa harapan dan pesan pihak KPAI dalam tahap mediasi selanjutnya yang kini berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan? Apa pula alasan pihak Ruben Onsu dibaik rencananya untuk dilakukan audit atas uang nafkah anak yang selama ini ia serahkan melalui Sarwendah Tan dengan nominal Rp. 200 juta hingga Rp.260 juta per bulan? Lalu, hal menyentuh apa yang diposting Sarwendah terkait anak-anaknya di tengah praharanya dengan sang mantan, Ruben Onsu?
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN