Persidangan gugatan hak asuh anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas setelah kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap kliennya melalui rentetan pesan singkat perihal isu lelang hingga perselingkuhan. Minola menegaskan pentingnya pembuktian atas tuduhan pertanggungjawaban uang nafkah agar tidak menimbulkan fitnah. Melalui media sosialnya, Minola sempat menuliskan pepatah "sing waras sing ngalah" (yang waras yang mengalah) seraya menyinggung sifat manusia yang mudah lupa.Pihak Ruben juga mempertanyakan tagihan kartu kredit milik Sarwendah, di mana Ruben diminta membayarkan setengah dari total pengeluaran tersebut. Kubu Ruben mendesak agar setiap rincian pengeluaran dicatat secara transparan. Hal ini sejalan dengan rencana audit dana nafkah bulanan yang diwacanakan Minola, yang dinilai wajar secara hukum bagi seorang mantan suami demi memastikan transparansi dan melindungi hak-hak anak. Konflik yang tak kunjung usai ini mendapat sorotan khusus dari Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, yang menyayangkan nihilnya titik temu dari proses mediasi. KPAI mengingatkan bahwa baik Ruben maupun Sarwendah pernah berkonsultasi ke kantor mereka, di mana KPAI telah menawarkan solusi mediasi serta pembukaan akses bertemu anak. Sementara itu, setelah Ruben absen pada persidangan sebelumnya, tim kuasa hukumnya memastikan Ruben bakal hadir dalam sidang lanjutan pekan depan pada 18 Agustus 2026.
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN