Image Source : cumicumi
Keputusan Majelis Hakim PN Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi dr. Tifa, menuai beragam respons. Termasuk pula anggapan bahwa putusan sela tersebut menjadi momentum kemenangan bagi pihak dr. Tifa. Relawan Jokowi, Andi Azwan, sontak angkat bicara menanggapi euforia yang muncul di tengah publik pasca putusan tersebut.
Menurut Andi Azwan, euforia pihak seberang atas dikabulkannya eksepsi merupakan hal yang lumrah dalam proses persidangan. Namun ia tetap mengingatkan, bahwa putusan itu tidak serta-merta menggugurkan seluruh dakwaan yang dikenakan kepada pihak dr. Tifa.
"Iya enggak apa-apa. Itu kan hal yang biasa putusan sela itu menang gitu ya kan. Bukan sesuatu yang dikatakan menggugurkan semua ya yang dikenakan mereka gitu ya" ucap Andi Azwan kepada awak media (23/07/2026)
Andi Azwan pun mengulik kembali cerita lama, ketika dinamika serupa pernah terjadi pada proses praperadilan sebelumnya, di mana pihak yang menang maupun kalah sama-sama menunjukkan reaksi yang berbeda drastis terhadap majelis hakim.
Baca Juga: DPR dan Pemerintah Finalisasi Perpres Ojol, Ditargetkan Terbit Pekan Depan
"Ingat enggak dulu perapit mereka juga senang kok euforia juga kan? mengelu-elukan hakim prapid kan? Tapi ketika kalah menjelek-jelekan hakim prapid ya kan? Luar biasa kan begitu ya. Itu biasalah kalau mereka lakukan." sambungnya
Akan tetapi, Andi Azwan tetap menilai bahwa majelis hakim telah bersikap profesional dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, dengan menempatkan diri pada posisi netral di tengah kedua pihak yang berperkara.
"Yang jelas di sini saya menilai apa yang
telah dilakukan oleh majelis hakim itu benar-benar sudah menempatkan posisinya
dengan penuh perhati-hatian untuk posisi di tengah. ya penuh dengan
kehati-hatian untuk itu kalau kita lihat ya. Jadi benar-benar care untuk itu." Tegasnya