Image Source :
Rismon sendiri mengaku
merasa tertantang untuk menggali fakta dan bukti serta kebenaran dari apa yang
ditulis Bambang Tri di dalam bukunya. Ia bahkan mengaku sempat membantu Bambang
dengan membuka donasi lewat akunnya hingga terkumpul sekitar 125 juta rupiah.
Setelah dapat 125 juta dari donasi yang saya buat itu, saya bilang bayar semua hutangmu sisakan buat kita penjajakan dan penelusuran narsum buku undercover itu. Mana hasilnya? Prett, nol," ungkap Rismon separuh jengkel.
Rismon pun bercerita panjang tentang bagaimana dia dikelabui Bambang Tri yang telah dia bantu melalui donasi.
"Ketika kami ke Salatiga di daerah sedikit pedalaman, katanya ada temannya Pak Jokowi yang adik angkatannya atau seangkatannya waktu SMA, eh, sebelum sampai ke rumah itu dia bilang berhenti di sini aja, di dekat tambal ban, saya saja katanya, nanti dia takut ketemu dengan kalian," kisah Rizmon.
Karena diyakinkan oleh Bambang Tri, Rismon pun mengikuti saran Bambang Tri yang kemudian mendatangi rumah yang hendak mereka tuju seorang diri. Lalu apa hasil dari pertemuan Bambang dengan sosok yang diklaim sebagai teman seangkatan Jokowi tersebut?
"Setelah itu dia laporkan, udah takut dia (narasumber yang hendak ditemui) bicara. Jadi ga ada verifikasi satu pun dari narasumber yang ada di dalam buku Jokowi Undercover," cerita Rismon dengan nada suara meninggi.
Diceritakan Rismon kejadian seperti itu dia alami selama tiga kali dimana dia dijanjikan Bambang Tri akan menemui narasumber yang dia wawancara. Tapi kebohongan yang sama pula yang dia dapatkan.