logo shopcumi

  • 2 hari yang lalu

Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, kini tengah mempertimbangkan untuk menuntut kembali hak asuh anak karena merasa dipersulit oleh Sarwendah untuk bertemu buah hatinya. Ruben mengaku merasa diberi jarak, harus mengantre, hingga diperlakukan seperti orang asing, padahal kesepakatan awal memberinya hak bertemu 3 kali seminggu. Pihak Ruben menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah akses bertemu anak, bukan permintaan maaf, serta berharap kehadiran pria baru di hidup Sarwendah tidak menggerus statusnya sebagai ayah kandung. Di sisi lain, video permintaan maaf yang sempat diunggah Sarwendah justru menuai kritik tajam dari pakar ekspresi, Kirdi. Menurut analisisnya, video tersebut bukanlah permohonan maaf yang tulus melainkan sekadar klarifikasi terskenario untuk membela diri dan menjaga citra karena Sarwendah berulang kali menyebut penggemarnya tetapi sama sekali tidak menyebut nama Ruben. Kirdi juga menyoroti gerak-gerik Sarwendah yang menggenggam erat tangannya sebagai indikasi rasa gelisah dan tertekan, terutama saat membahas anak-anak. Di tengah kisruh yang kian meruncing ini, Ruben Onsu kebanjiran simpati dan dukungan moral dari rekan sesama selebriti. Mulai dari Lesti Kejora hingga Nikita Mirzani kompak menguatkan Ruben melalui media sosial. Selain itu, Nita Gunawan ikut bersaksi mengenai kebaikan Ruben yang sering membimbingnya di dunia hosting, sementara Nia Anggia (adik mendiang Julia Perez) turut membela Ruben dengan membeberkan deretan kebaikan sang presenter yang pernah diterimanya di masa lalu.

DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN
related videos
Ruben Merasa Dibuat Sarwendah Seperti Orang Asing Dihadapan Anak | Intens Investigasi | Eps 6786

  • Intens Investigasi
  • 4 jam yang lalu
Pihak Ruben Sindir Kata ini Saat Konflik Dengan Sarwendah | Intens Investigasi | Eps 6785

  • Intens Investigasi
  • 8 jam yang lalu
Respon Pihak Ruben Usai Sarwenda Minta Maaf | Intens Investigasi | Eps 6782

  • Intens Investigasi
  • 2 hari yang lalu