Ruben Onsu meluapkan rasa lelahnya karena dinilai hanya berdasarkan situasi enam bulan terakhir, serta mengaku terpaksa berkomunikasi lewat pengacara karena obrolan via WhatsApp dengan Sarwendah selalu berujung saling menyakitkan. Melalui kuasa hukumnya, Ruben menegaskan sangat merindukan anak-anaknya dan siap mengambil alih pengasuhan penuh jika pihak Sarwendah merasa sudah tidak sanggup lagi.
Perseteruan ini kian memanas setelah pihak Sarwendah mengeklaim Ruben setop membiayai kebutuhan anak sejak akhir 2025. Kuasa hukum Ruben membantah hal tersebut dan menyatakan kliennya selama ini sudah memberi nafkah lebih, termasuk cicilan rumah ratusan juta, sehingga masalah finansial enam bulan terakhir tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi pertemuan dengan anak, apalagi pesan Ruben ke putrinya kerap diabaikan berhari-hari.
Saling tuduh juga terjadi terkait aset ketika pihak Sarwendah mengeluhkan kedatangan debt collector untuk menagih mobil milik Ruben. Pihak Ruben langsung membalas dengan menunjukkan dokumen perjanjian resmi yang menyatakan bahwa seluruh tunggakan aset dan rumah merupakan tanggung jawab bersama sampai lunas, sehingga mereka bingung mengapa Ruben terus diserang.
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN