Rahmat, suami dari Nur Rohmah yang bekerja sebagai ART di rumah Erin, menangis karena istrinya sulit dihubungi selama tiga minggu di tengah hebohnya berita negatif tentang sang majikan. Rahmat bahkan nekat mendatangi rumah Erin demi memastikan kondisi istrinya, apalagi pihak orang tua di kampung sampai jatuh sakit karena ikut mengkhawatirkan keselamatan Nur Rohmah.
Sulitnya komunikasi tersebut terjadi karena Erin menahan ponsel milik Nur Rohmah sejak kasusnya viral, demi mencegah sang ART terpengaruh oleh isu mantan ART sebelumnya bernama Hera. Nur Rohmah sendiri mengklarifikasi bahwa kondisinya baik-baik saja dan sebenarnya betah bekerja, namun ia merasa tidak nyaman karena tahu keluarganya di rumah panik akibat ponselnya disita.
Erin akhirnya angkat bicara dan menjelaskan bahwa semua ini hanyalah kesalahpahaman karena pihak penyalur tidak memberikan nomor kontaknya kepada Rahmat. Setelah bertemu langsung dengan Rahmat, Erin mengembalikan ponsel sang ART, memberikan nomor pribadinya, dan memberikan respons terkait keinginan Rahmat untuk membawa pulang istrinya.
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN