logo shopcumi

  • 3 jam yang lalu

Perjalanan hidup Wardatina Mawa kembali menjadi sorotan setelah dirinya terlihat tak mampu menahan air matanya. Hal ini tampak dalam sebuah momen yang menggambarkan betapa beratnya ujian yang tengah ia hadapi. Dalam kondisi yang tampak lelah secara emosional, cadar yang ia kenakan terlihat basah akibat tangis yang tidak dapat dibendungnya. Ia juga menggambarkan perjalanannya sebagai "badai panjang" yang menguji keteguhan, kesabaran, dan kekuatan batinnya. Lalu seperti apa Wardatina Mawa menuliskan tentang bagaimana ia berhasil melawati badai besarnya tersebut? Seperti apa proses panjang yang sudah dijalaninya? Dan bagaimana juga ia menyembuhkan diri dan menyembuhkan luka yang tak terlihat? Lantas seperti apa juga saat ia bicara tentang kesehatan mentalnya?

DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN
related videos