Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy, menanggapi kekhawatiran Mawa soal ancaman penjara sebagai sebuah persepsi yang masih harus dibuktikan secara hukum. Pihak Insanul menyayangkan sikap Mawa yang membawa urusan rumah tangga ke media sosial dan menjadikannya konten, alih-alih menyelesaikannya secara pribadi. Tommy menegaskan bahwa kliennya sangat menyayangi Mawa, namun konflik ini terus memanas akibat egosentrisme kedua belah pihak.Ketegangan semakin memuncak terkait hak asuh anak setelah Insanul merasa dipersulit untuk bertemu putranya saat momen Lebaran.
Insanul mengaku merasa harus "mengemis" demi bisa bertemu sang buah hati akibat komunikasi yang buntu dengan Mawa. Menanggapi hal ini, tim kuasa hukum berencana mendatangi KPAI pada awal April mendatang untuk memperjuangkan hak asuh dan akses bertemu anak.Di sisi lain, Mawa tetap bersikukuh pada laporannya terkait akses ilegal dan dugaan perzinaan, serta meminta Insanul untuk fokus pada proses hukum yang berlaku. Meski Inara Rusli sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada semua pihak atas lisan dan sikapnya, Mawa tetap menuntut kejujuran dan pengakuan kesalahan dari pihak Insanul tanpa melibatkan intervensi pihak lain.
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN