Tangis korban CPNS bodong pecah ketika kemarin, Rabu (18/2) mereka meminta Nia Daniaty, Olivia Nathalia alias Oi, dan Rafly mengembalikan uang senilai Rp. 8,1 miliar dari 179 korban. Hal itu terjadi ketika mereka kemarin mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan aanmaning atau teguran eksekusi sesuai putusan pengadilan. Namun, pada kesempatan tersebut Oi, Nia Daniaty, dan Rafly lagi-lagi mangkir dari panggilan pengadilan.
Terungkap bahwa masih ada satu panggilan terakhir sebelum pihak pengadilan akan melakukan sita aset ketiganya berupa kendaraan bermotor, tanah, dan bangunan, serta sita nomor rekening ketiganya. Seperti apa derai tangis kesedihan para korban CPNS bodong ini di tengah harapan mereka agar uang dikembalikan? Seperti apa respon Farhat Abbas selaku mantan suami Nia Daniaty sekaligus praktisi hukum atas prahara CPNS bodong ini?
Apa yang membuat Farhat Abbas merasa heran dengan putusan majelis hakim atas kasus ini? Benarkah kasus ini sampai menelan korban meninggal dunia Sembilan orang akibat stress berat karena terbelenggu dalam lilitan hutang?
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN