Ibu Endang mengungkap kepedihan almarhumah Tika yang merasa batinnya tersiksa oleh perlakuan Pesulap Merah sebelum wafat. Selain dipaksa tampil bareng istri poligami suaminya di media sosial, Tika ternyata baru mengetahui adanya pernikahan kedua tersebut pada Agustus 2025 tanpa pernah memberikan restu. Sang ibu mengecam tindakan tersebut karena dianggap menjatuhkan mental Tika saat sedang berjuang melawan sakit.
Keluarga semakin kecewa karena hingga kini tidak ada permintaan maaf dari Pesulap Merah, bahkan akses ke rumah almarhumah pun tertutup karena kunci telah diganti. Hal ini menghambat amanat Tika untuk memindahkan barang-barang pribadinya. Dengan penuh tangis, Ibu Endang yang mengenakan baju peninggalan anaknya menyatakan enggan berhubungan lagi dengan menantunya itu.
Sementara itu, Pesulap Merah berdalih melalui media sosial bahwa poligami yang ia jalani sebenarnya terasa rumit dan tidak pernah ia inginkan. Ia menolak membeberkan alasan pastinya demi menjaga privasi rumah tangga, meskipun pihak keluarga almarhumah terus menuntut pertanggungjawaban moral atas penderitaan batin yang dialami Tika.
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN