MEMILUKAN. Wardatina Mawa akhirnya bicara. Bukan lewat suara, melainkan lewat tulisan penuh air mata di media sosialnya. Unggahan tentang rasa sakit, pelajaran hidup, dan badai ini muncul tak lama setelah Insanul Fahmi secara terbuka mengungkapkan cinta untuk Mawa dan Inara sekaligus. Lantas seperti apa unggahan mawa? Apakah isyarat perpisahan? Atau bentuk berdamai dengan keadaan?
DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN