logo shopcumi

  • 53 menit yang lalu

Peluncuran film dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua yang digelar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, sukses mencuri perhatian publik. Film dokumenter Wanam menjadi menarik lantaran dengan tegas menyoroti potret perubahan radikal yang terjadi di Distrik Ilwayab, Merauke, Papua. Film dokumenter ini dengan apik merekam transformasi kawasan rawa yang sebelumnya terisolasi dan tidak tersentuh menjadi lumbung pangan modern yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Penayangan film dokumenter Wanam yang kemarin digelar di Blok M, Jakarta Selatan, tidak hanya mendapat tempat di hati audiens masyarakat urban perkotaan, tetapi juga masyarakat pinggiran. Dengan dukungan penuh dari Menteri Pertanian, diharapkan film dokumenter Wanam dapat membuka cakrawala yang sesungguhnya mengenai kondisi dan potensi wilayah di Papua yang menjadi objek pembangunan pangan nasional di tengah ancaman krisis iklim global. Namun, daya tarik utama dari film ini justru terletak pada keberaniannya merekam benturan narasi yang tajam di lapangan, ketika proyek agraria modern berskala besar ini tampak kontras dengan tradisi lokal seperti yang dinarasikan dalam film dokumenter Pesta Babi garapan jurnalis Dendy Laksono. Praktik budaya pesta babi, yang bagi masyarakat adat Papua merupakan simbol tertinggi dari diplomasi sosial, status, dan perayaan komunal, kini harus berhadapan dengan mekanisasi sawah, sistem drainase rawa, serta tata kelola pertanian padi modern yang dibawa oleh negara. Film dokumenter Wanam secara tersurat menampilkan dinamika tersebut tanpa menghakimi, memperlihatkan bagaimana sebuah wilayah harus bernegosiasi antara mempertahankan ritme adat yang agung dengan tuntutan ketahanan pangan nasional yang semakin mendesak. Pada akhirnya, diharapkan film dokumenter produksi Yayasan Wardhana Nawasena Network ini mampu melintasi batas dan sekat, serta tidak sekadar menjadi laporan pembangunan. Melalui diskusi mendalam yang dipantik oleh para tokoh seperti Prof. Yudi Latif dan Dean Ramella, film ini menjadi sebuah refleksi mengenai bagaimana modernisasi masuk ke Tanah Papua. Wanam bukan sekadar cerita tentang keberhasilan panen padi, melainkan sebuah ruang dialektika yang menantang publik untuk berpikir kritis mengenai bagaimana membangun masa depan bangsa tanpa harus menggusur akar identitas dan kearifan lokal yang telah hidup selama berabad-abad di Tanah Papua. #wanam #filmwanam #dokumenter #filmdokumenter #papua #merauke #ilwayab #ketahananpangan #lumbungpangan #proyekstrategisnasional #psn #pertanian #swasembadapangan #menteripertanian #rawapapua #pembangunannasional #krisisiklim #masyarakatadat #budayapapua #pestababi #dendylaksono #yudilatif #deanramella #wardhananawasenanetwork #tanahpapua #indonesia #cumicumidotcom

DILARANG MENGGUNAKAN KONTEN CUMICUMI.COM TANPA IZIN
related videos
Luapan Kecewa Michelle Anak Pinkan Mambo Lihat Sang Mama Ngamen Di Pinggir Jalan | CUMISTORY

  • CumiCam Video
  • 3 bulan yang lalu
Mama Venna Ungkap Kepastian Hubungan Verrell Dengan Fuji Saat Ini | CUMISTORY

  • CumiCam Video
  • 11 bulan yang lalu
Romantisnya Gaya Verrell & Fuji Pacaran, Mama Venna Dan Haji Faisal Beri Pesan Begini | INDEPTH

  • CumiCam Video
  • 1 tahun yang lalu