Image Source : pinterest
Baru-baru ini viral di media sosial aksi bullying atau perundungan yang dilakukan oleh sekelompok remaja wanita di kepulauan Riau, Batam. Dari video yang viral di media sosial., tampak dua orang remaja perempuan di bully oleh beberapa orang. Aksi bullying terhadap dua remaja perempuan itu terekam di dua video berbeda.
Pada video pertama berdurasi 30 detik, terlihat seorang remaja perempuan menggunakan celana kuning baju hitam terlihat ditendang oleh beberapa orang remaja perempuan. Tendangan seorang pelaku bullying tepat mengenai wajah korban dan membuat korban langsung menjerit kesakitan.
"Nggak usah nangis. Ko
ni jangan teriak lah lagi," ujar seorang pelaku yang menendang korban.
Dalam video itu remaja perempuan lain yang
memegang sebatang rokok tampak mengelus kepala korban. Dalam video para pelaku
lain masih terus menganiaya korban
"Masih? udah, udah udah, mana duit,"
ujar pelaku lainnya.

Pada video lain berdurasi 30 detik tampak remaja
perempuan mengenakan baju putih celana hitam terlihat ditampar dan ditendang.
"Woy ko Airin aku tak
ikut campur ya," kata korban yang ditendang hingga tersungkur.
Pada rekaman itu juga terlihat korban sempat
dijambak oleh para pelaku. Tampak pelaku lainnya bergaya dan berjoget di dalam
rekaman video tersebut. Aksi saling maki dengan kata-kata kasar juga terdengar
dari mulut korban dan pelaku.
"Sudah biarkan aja
mereka duel, duel," ujar salah satu perempuan dalam video viral itu.
melihat ramainya video bullying tersebut, kepolisian setempat pun akhirnya menindaklanjuti
sikap konyol keempat remaja tersebut. Kini terduga pelaku bullying sudah
diamankan.
Adapun keempat terduga pelaku bullying itu masing-masing berinisial RS, LS AR dan SR. Para terduga pelaku itu masih menjalani pemeriksaan di Polsek Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
"Sudah diamankan semuanya," Kata Kanit Reskrim Lubuk Baja, Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan, Jumat (1/3/2024).
Keempat terduga pelaku
tersebut diamankan polisi dari sejumlah tempat di Kota Batam.
"Mereka diamankan di Bengkong, Nongsa, Batu
Batam," ujarnya.
Polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap
keempat terduga pelaku bullying, demi mengungkap motif dan peran dari
masing-masing pelaku.
"Masih dimintai keterangan. Masih
pendalaman," ujarnya.
Sebelumnya, dua video yang memperlihatkan aksi bully terhadap dua orang remaja perempuan terjadi di Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), viral. Kasus ini kini telah dilaporkan ke kepolisian.
(Dnd)