logo shopcumi
  • Seleb News
  • 15 jam yang lalu

Sarwendah Ditegur Psikolog Usai Berusaha Pertemukan Anak, Ruben Onsu Buka Suara

Image Source : Cumicumi

‌

‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Belum lama ini beredar potongan video Sarwendah yang buka-bukaan soal polemik hak asuh anak dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Dalam podcast tersebut, Sarwendah menjelaskan bahwa dirinya telah berusaha untuk mempertemukan anak-anaknya dengan ayah mereka. Namun, kesua putrinya menolaknya.

Bahkan, lantaran dianggap terlalu memaksa anak-anaknya, Sarwendah mengaku sampai ditegur oleh psikolog. Wanita berusia berusia 37 tahun itu menjelaskan bahwa tindakannya tersebut dianggap psikolog bisa memberikan tekanan kepada anak-anaknya dan bisa dianggap sebagai diusir oleh orang tuanya.

"Jadi gini, tekanan dari luar selalu bilang kayak aku enggak pernah ngasih ke anak-anak gitu, anak-anak ketemu ayahnya. Jadi secara enggak sengaja gitu ya, aku selalu bilang sama anak-anak, 'Ayo ketemu, ayo ketemu dong, ayo ketemu dong'," kata Sarwendah.


Menanggapi pernyataan Sarwendah di podcast tersebut, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, memberikan respon. Selain mempertanyakan soal kebenaran isu tersebut, Minola juga sempat menyinggung soal kondisi psikologis Ruben sebagai seorang ayah.

"Ya bagaimanalah reaksi seorang ayah ketika mantan istrinya bilang bahwa anak-anak takut, enggan bertemu dengan kamu? Seperti yang saya katakan, kalau sampai ada hal yang seperti itu, ini berarti kesalahannya kan di orang dewasa di lingkungan anak-anak itu," ujar Minola Sebayang, dikutip dari Youtube Cumicumi.

Minola juga menjelaskan bahwa lingkungan orang dewasa di sekitar anak sebenarnya bisa memegang peranan krusial dalam membentuk cara pandang sang buah hati terhadap kedua orang tuanya. Oleh karena itu, menurut Minola, anak-anak memang perlu selalu diajarkan untuk menghormati dan merasa bangga terhadap sosok ayah maupun ibunya.

"Karena kalau misalnya anak itu sempat tidak merasa bangga kepada ayah dan ibunya, ini anak-anak kan bisa menjadi orang yang tidak respect, tidak hormat kepada orang tuanya. Ini bisa cenderung menjadi anak yang tidak berbakti, tanda petik kan begitu. Jadi makanya harus selalu diajarkan untuk selalu menghormati orang tua," tegas Minola.

"Tetap orang di sekitarnya bilang, 'Enggak, jangan lihat seperti itu. Mungkin ayahmu lagi emosi. Pada dasarnya ayahmu itu baik. Buka dong foto-foto album, buka dong video-video bagaimana ayahmu. Jadi jangan lihat hanya sekarang ini saja, Nak.' Kan begitu," tambahnya.

Bukan hanya itu, Minol Sebayang juga melempar tantangan terbuka terkait keabsahan dari pihak psikolog beserta buktinya. Dia juga meminta agar hasil pemeriksaan psikologis ini diungkap secara transparan atau diuji melalui pihak yang independen.

"Kalau memang penolakan itu benar, ya tentu harus diuji. Ada psikolognya, bilang katanya ini. Ya, psikolognya siapa? Buktinya mana? Coba dong, psikolognya angkat suara, atau hasil daripada rekomendasi psikolognya mana? Tunjukkan dong. Dan itu psikolog kan yang dia tunjuk, berarti kan harus ada dong psikolog independen biar semuanya objektif," paparnya. (ND)


related articles
Alasan Audit Keuangan dari Sarwendah Dianggap Keliru Oleh Ruben Onsu

  • Seleb News
  • 10 jam yang lalu
David Nurbianto Curhat Pengalaman jadi Comedy Consultant Syahrini

  • Seleb News
  • 12 jam yang lalu
Respon Ruben Onsu Usai Dapat Panggilan Komnas Perlindungan Anak Atas Aduan Sarwendah

  • Seleb News
  • 2 hari yang lalu