Image Source : Instagram
Nama Betrand Peto tengah menjadi sorotan lantaran terseret kasus dugaan pelcehan seksual dengan korban seorang wanita berinisial ANW. Dalam konferensi yang digelar belum lama ini, ANW mengungkapkan kejadian tak menyenangkan yang dialaminya belum lama ini.
ANW mengaku, semua bermula ketika dirinya dan dua temannya mendatangi kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada 12 September 2026, pukul 02.00 WIB. Tiba-tiba seorang staf datang dan menawarkan untuk korban dan teman-temannya meramaikan private room yang diduga dibooked Betrand Peto.
"Tawaran itu kami terima. Staf itu kemudian take over kami ke waiter pria yang ada di room si BP. Sebelum pergi, waiter itu membagikan minuman dan memastikan bahwa room itu aman. Aku enggak ada pikiran negatif kalau kami akan apes di tempat itu," ujar ANW, dalam konferensi pers, pada 13 September 2026.
Diakui ANW, dirinya sempat keluar room untuk mengambil ponselnya yang ketinggalan. Saat dia kembali ke room itu, ternyata temannya tidak ada karena sedang berada di toilet. ANW kemudian duduk di sofa, tepat di samping Betrand Peto (BP).
"Tiba-tiba, BP menarik tangan saya ke toilet. Awalnya, saya pikir untuk mengecek teman saya yang terlalu lama di toilet. Ternyata, di depan pintu toilet, dia dipaksa saya melakukan hubungan badan," tuturnya dengan suara bergetar.

Akibat kekerasan yang dilakukan Betrand Peto, kuasa hukum ANW yang bernama Nathaniel Hutagaol mengatakan, kliennya mengalami sejumlah memar dan lebam di bagian hidung, leher, tangan, dan siku. ANW dan temannya akhirnya berhasil melarikan diri dari kelab malam itu berkat bantuan seorang staf sekitar pukul 04.00 WIB.
Korban kemudian menuju Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). ANW kemudian menjalani visum et repertum untuk melengkapi bukti laporan polisi yang dibuatnya.
Meski kasus ini masih akan diselidiki lebih lanjut, namun Ruben Onsu kabarnya sudah mengetahui dugaan kekerasan seksual yang menyeret putranya. Presenter berusia 43 tahun itu memastikan Betrand Peto akan bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum kasus tersebut.
"Percayalah, kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya, sesuai dengan bukti-bukti yang ada. Kami akan berusaha kooperatif dalam memberikan keterangan dan melakukan hal-hal yang diperlukan sebaik-baiknya," kata Ruben Onsu, melalui unggahan di Instagram miliknya. (ND)