logo shopcumi
  • Politik
  • 5 jam yang lalu

Prabowo Buka Suara soal Ancaman Downgrade MSCI: Indonesia Tak Akan Gentar

Image Source : YouTube/Sekretariat Presiden

‌

‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Cumicumi.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menanggapi rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertimbangkan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market, Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan gentar menghadapi keputusan lembaga penyedia indeks saham global tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Di hadapan jajaran menteri, Prabowo menilai langkah MSCI berpotensi menjadi upaya untuk menakut-nakuti Indonesia. Ia menegaskan pemerintah tidak akan mundur menghadapi tekanan tersebut.

"Saya hanya katakan pada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga mengakui Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Namun, ia menekankan pentingnya keberanian dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi situasi tersebut.

"Kita tidak takut, kita punya kekuatan, kita punya keberanian dan kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah," katanya.

MSCI sebelumnya membuka konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market. Rencana tersebut muncul di tengah kekhawatiran investor mengenai transparansi struktur kepemilikan saham, konsentrasi kepemilikan, serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

Perubahan klasifikasi itu berpotensi memengaruhi posisi saham Indonesia dalam indeks global yang menjadi acuan sejumlah investor internasional.

Status emerging market menempatkan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang. Sementara itu, kategori standalone market menempatkan pasar saham Indonesia di luar kelompok indeks utama pasar maju, pasar berkembang, maupun pasar perintis MSCI.

MSCI menyatakan proses konsultasi atas usulan reklasifikasi tersebut berlangsung hingga 30 April 2027. Keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Di tengah proses tersebut, MSCI juga mempertahankan pembekuan sejumlah perubahan terkait indeks saham Indonesia, termasuk penambahan konstituen dan peningkatan faktor inklusi saham asing.

Rencana perubahan klasifikasi MSCI turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi aliran investasi ke pasar saham domestik. Pengumuman tersebut sebelumnya diikuti tekanan besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Meski demikian, pernyataan Prabowo menunjukkan pemerintah tidak ingin Indonesia dipandang gentar menghadapi keputusan lembaga indeks global tersebut.

Persoalan yang menjadi perhatian MSCI berkaitan dengan aksesibilitas dan tata kelola pasar modal. Karena itu, transparansi kepemilikan saham dan integritas perdagangan menjadi aspek penting dalam pembenahan pasar saham Indonesia.

Proses konsultasi MSCI masih berlangsung. Dengan demikian, perubahan status pasar saham Indonesia belum menjadi keputusan final dan masih bergantung pada perkembangan selama periode konsultasi.

related articles
Prabowo Taruh Swasembada Pangan sebagai Capaian Kunci Dua Tahun Pemerintahan

  • Politik
  • 2 jam yang lalu
Prabowo Sebut Pemerintah Ditipu, Timah hingga BBM Subsidi Diduga Diselundupkan

  • Politik
  • 3 jam yang lalu
Prabowo Sebut Karhutla sebagai Terorisme Lingkungan, Ancam Cabut Izin Perusahaan

  • Politik
  • 4 jam yang lalu