Image Source : instagram.com/sekretariat.kabinet
Presiden Prabowo Subianto, baru saja menghadiri Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 di Lapangan Untung Suropati Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Berdasarkan unggahan yang dibagikan oleh akun media sosial resmi milik Sekretariat Kabinet (28/08/2026).
Dalam unggahan yang sama, diumumkan pula sambutan dari Sang Pemimpin Negara yang menegaskan peran penting NU dalam berbagai perjalanan bangsa. Sebuah cerita panjang yang terlukis dengan jelan melalui lau Syubbanul Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah, yang diciptakan jauh sebelum proklamasi, tepatnya tahun 1916. Khususnya dalam liriknya, seperti "Pusaka hati, wahai tanah airku" dan "Bangkitlah, hai bangsaku", yang menegaskan semangat untuk melihat Indonesia menjadi bangsa yang bangkit dan bermartabat.
"Presiden menegaskan bahwa NU memiliki peran penting dalam berbagai perjalanan bangsa. Hal tersebut salah satunya tercermin melalui lagu Syubbanul Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah yang diciptakan tahun 1916, jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan. Pesan cinta tanah air tersebut tergambar dalam liriknya" tulis akun media sosial Sekretariat Kebinet
Baca Juga: Temui Massa Pati, Dasco Siap Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember
Presiden juga menyampaikan penghormatan kepada para ulama, yang senantiasa memanjatkan doa-doa baik untuk negara.
"Kedua, Presiden juga menyampaikan penghormatan kepada para ulama, termasuk para kiai kampung yang setiap hari menjaga akhlak anak-anak, merawat kerukunan, menjaga kedamaian di desa, serta mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara." Sambungnya
Presiden Prabowo bahkan sampai menciptakan akronim baru, khusus sebagai himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengingat jasa pada ulama.
"Presiden menyebutnya sebagai "Jas Hijau", yang merupakan singkatan dari "Jangan Sekali-Kali Melupakan Jasa Ulama" sambungnya lagi
Tak berhenti sampai di situ saja, Presiden juga mempertegas komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan di sekolah dan pesantren NU melalui pemenuhan fasilitas layar interaktif, sekaligus memastikan berbagai program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Pembukaan Muktamar ke-35 NU 2026 sendiri, ditandai dengan penabuhan bedug oleh Presiden Prabowo bersama jajaran PBNU. Seremoni mencolok yang dilakukan sebagai simbol, dimulainya forum tersebut, sekaligus komitmen untuk terus mengabdi bagi kemaslahatan bangsa.