Image Source : istimewah
1. Membuang Sifat Buruk: Menginjak kepala kerbau dimaknai sebagai simbol untuk membuang atau menginjak-injak sifat tercela dari dalam diri manusia, seperti kesombongan, amarah, dan ego pribadi.
2. Penyucian dan Kerendahan Hati: Ritual ini menjadi bentuk penyucian diri serta lambang komitmen untuk membangun kerendahan hati.
3. Amanah Kepemimpinan: Bagi penerima gelar adat, prosesi ini menunjukkan kesiapan untuk menjadi pemimpin atau panutan yang siap mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat di bawah nilai-nilai adat.
4. Penghormatan Leluhur: Kerbau adalah hewan yang sangat sakral dan penting dalam sejarah serta kebudayaan masyarakat Lampung. Menjadikan kerbau sebagai bagian dari prosesi adalah tanda penghormatan kepada para leluhur dan tanda bahwa tamu kehormatan telah diterima secara resmi sebagai keluarga besar adat Lampung.
Menanggapi pernyataan para tokoh PDIP terkait ritual yang dijalani Jokowi, Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus mengaku heran dengan reaksi dan sikap para tokoh itu. Harusnya, menurut Barus, PDIP melakukan tabbayun dulu sebelum menjatuhkan sangkaan terhadap sebuah peristiwa, apalagi peristiwa adat seperti yang dijalankan Jokowi.
"Tabbayun dulu sebelum menjatuhkan sangkaan yang membuat gaduh." tulis Barus melalui pesan whatsapp kepada cumicumi.com.
Lebih lanjut Barus mengingatkan agar para elite partai lebih hati-hati dalam memaknai sebuah realitas, Jangan sampai menghinakan adat istiadat dengan narasi-narasi yang berlandaskan kebencian.
"Jangan menghinakan adat istiadat budaya dengan narasi yang dilandaskan kepada kebencian semata. Itu menyakiti hati para pewaris adat tersebut," kata Barus.
Barus menyayangkan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan di ruang publik oleh tokoh-tokoh partai yang terkesan tendensius. Ia berharap agar para elite partai mestinya lebih bijak dalam berpolitik di alam demokrasi ini. Jangan mendikte langkah tokoh atau partai lain menggunakan standar dan ukuran partai sendiri.
"Jangan menilai langkah gerak orang lain atau parpol lain seakan hanya partai merekalah yang tau aturan main," tulis Barus di akhir pesan yang dikirimnya. (vibes)