Image Source :
Toni juga menambahkan, saksi lainnya, yakni Bripka Gugun Gumilar, juga melaporkan hal yang serupa.
Menurut dugaan Toni, keputusan untuk tidak mendalami CCTV ini bisa menjadi bukti bahwa penyidik mungkin terburu-buru dalam menangkap dan memproses tersangka.
"Kami menduga bahwa CCTV ini sebenarnya ada sejak awal, tetapi ditemukan belakangan setelah penangkapan delapan orang tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa mungkin ada kesalahan dalam proses penangkapan atau bahkan penyalahgunaan kekuasaan yang mengarah kepada tersangka yang salah," jelas Toni.
(Dnd)