Image Source : Instagram
"(Teror) sejak BAP sudah banyak chat yang mengintimidasi. Setelah rekonstruksi lebih parah lagi (terornya)," jelasnya.
Selain mengganti nomor teleponnya akibat aksi teror tersebut, Tamara juga saat ini menyewa pengawal alias bodyguard untuk menjaga dirinya ketika sedang bepergian.
"Kalau di rumah aku memang ada orang yang jaga, sedangkan untuk di luar aku juga sekarang sewa orang lagi untuk menemani syuting. Ini semua aku lakukan demi mengantisipasi teror dan intimidasi yang aku terima," ungkapnya.
Tak hanya menyewa jasa pengawalan swasta, Tamara juga mengaku telah meminta bantuan polisi untuk mengawasinya.
Sementara, hingga kini Tamara belum mengambil langkah hukum terkait teror dan intimidasi yang diterimanya yang diduga dilakukan orang-orang yang diduga berasal dari keluarga Yudha Arfandi, pelaku pembunuhan putranya.
"Kalau sudah berlebihan dan makin mengganggu pasti aku akan bicara dan ambil tindakan. Kalau sekarang masih sebatas komen di medsos dan chat saja, jadi masih ditolerir," pungkasnya.
(Dnd)