Image Source : Instagram
Pemain FTV sekaligus ibu mendiang Dante, Tamara Tyasmara mengakui dirinya rela ganti nomor telepon lantaran sering merasa diganggu oleh aksi teror yang menghampirinya. Teror tersebut terjadi setelah pelaku pembunuhan putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante terungkap.
Tamara menjelaskan, bentuk teror yang diterimanya melalui pesan singkat di WhatsApp, hingga komentar di sejumlah unggahan media sosial (medsos) pribadinya. Hal itulah yang menjadi alasan, dirinya sampai mengganti nomor telepon.
"Misalnya, banyak pesan panjang-panjang yang dikirim. 'Allah Maha Mengetahui, manusia boleh bicara apa saja tetapi Allah Maha Mengetahui'. Seolah-olah mereka yang benar saya yang salah," ujar Tamara Tyasmara baru-baru ini.
Tamara mengungkapkan, teror yang dialaminya itu sudah terjadi sejak proses BAP kematian Dante, khususnya saat rekontruksi kejadian. Ia merasa terus-menerus diintimidasi oleh pesan-pesan yang membuat dirinya tidak merasa nyaman.
Baca di halaman selanjutnya.