Image Source : google
Menjalani pernikahan yang hanya seumur jagung membuat Shinta Bachir menyesal. Ia bahkan menganggap jika perpisahan yang segera terjadi adalah buah dari kesalahannya. Pasalnya Shinta kala itu terlalu bucin kepada Indra sehingga tak menghiraukan apa kata keluarga dan orang-orang terdekat.
"Ya itulah kesalahan saya yang bucin ya, buat ambil keputusan yang
tidak mendengarkan kata keluarga, teman-teman saya. Saya merasakan sudah bisa
mengambil saya itu egois karena saya merasa bisa hidup sendiri, jadi saya
mengambil keputusan sendiri, nggak dengerin apa kata keluarga, teman-teman,
jadi saya menikah keputusan berdua," kata Shinta.
Shinta mengaku awalnya keluarga tak setuju
karena hubungannya keduanya terbilang singkat. Namun seiring berjalannya waktu,
Shinta tak betah dengan Indra.
"Ya mungkin karena terlalu cepat. Saya
jujur, saya bucin, saya terima apa adanya dia waktu itu. Ya berjalannya waktu
ada hal-hal yang terus-terus maaf ya saya sudah sangat tulus. Kalau kita
sebagai perempuan tidak nyaman suami kalau kita tidak nyaman, malah menjadi
merasa hati-hati sama dia," pungkasnya.
Sementara itu, Shinta merasa kecewa karena Indra tak hadir di persidangan cerai. Shinta sendiri ingin cepat pisah dari Indra dan tak mau ribut.
"Ya pastinya saya kecewa, saya pengin cepat selesai, pengin cepat
lepas dari dia, karena saya juga baru ngomong sama Pak Sunan. Kalian tahu saya
orangnya paling malas ribut sama orang dan saya paling malas ngebuka aib orang
suami-istri urusan rumah tangga itu aib berdua ya," ujarnya. (Dindi)