Image Source :
Kepergian Raden Soeryo Muntasir, ayah Dian Nitami, yang begitu mendadak pada hari Minggu (30/09) pagi kemarin, di kampung halamannya di Tegal, tak lantas membuat keluarga besar Dian terlupa akan amanat Almarhum.
Kepada Dian, sang ayah berpesan untuk dimakamkan di TPU Jeruk Purut, berdekatan dengan Almarhumah istrinya yang terlebih dahulu meninggal dunia. Maka, setelah mengarungi perjalanan dari Tegal ke Jakarta, jenazah Raden Soeryo Muntasir kemudian segera dimakamkan Minggu (30/09) malam.
“Bapak waktu itu sempat berpesan dikebumikan di sini dan kalau bisa satu tempat dengan ibu. Yang terbaik lah semuanya, semoga ketemu lagi sama ibu,” kata Dian usai proses pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Minggu (30/09) malam.
Dian Nitami kemudian teringat moment seminggu silam, saat sang ayah menyempatkan diri mengunjungi rumahnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu, sang ayah yang sengaja datang dari Tegal, sempat menginap dan berbicara dengan Bambang, anak tertuanya. Dian dan Anjas bahkan melihat ayahnya dalam kondisi yang begitu sehat.
Sambil mengenang berbagai memori akan sang ayahanda, Anjasmara pun terkenang akan pesan Almarhum. Pria yang menikahi Dian tiga belas tahun silam ini, bertekad akan menjalankan pesan dari Almarhum ayah mertuanya, yang menginginkan keluarga besarnya selalu akur dan tak lupa untuk selalu menjalankan ibadah.
“Pesan sih yang akur dan ibadah sebaik mungkin karena Bapak juga sudah sulit bicara,” pungkasnya. (cumicumi@Vin)