--
Namun tak dipungkiri ada juga waktu dimana Meisya dan Bebi tak dapat menghindari konflik. Jika sudah terjadi, biasanya mereka mencari ketenangan terlebih dahulu baru mencari solusinya bersama.
"Kadang kalau lagi menghadapi masalah dan itu buntu biasanya itu kami cari jalan tengah. Atau diam dulu, tapi pelan-pelan aku *brain wash*. Kenapa aku maunya begini, ayo ikuti aku. Aku lebih bukannya memaksakan kehendak aku, tapi aku lebih mengedukasi, jangan kamu cut dulu pendapat aku. Pasti akan ada satu titik temunya," tutur Meisya.
Diakui Bebi, ia dan Mesiya kerap saling mengisi kekurangan masing-masing. Bahkan mereka pun kerap membagi tugas dalam mengurus rumahtangga, terutama soal mengurus anak. "Untuk hal-hal, biasanya tugas perempuan soal anak. Dia lebih sabar hadapi aku yang orangnya meledak. Biasanya masalah kerjaan, biasanya aku jelaskan soal pemikiran aku. Ini bisa jadi pertukaran ilmu antara aku dan istriku. Kami sama-sama belajar," kata Bebi. (cumicumi@Zhr)