Image Source :
Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eki di tahun 2016 kembali menuai sorotan belakangan ini. Mulai dari adanya film yang diangkat dari kisah ini, hingga tertangkapnya Pegi Setiawan alias Perong setelah menjadi DPO selama 8 tahun, membuat publik ikut memantau proses hukum kasus tersebut.
Polemik yang menyeret kasus ini kian rumit usai munculnya sosok bernama Melmel yang mengaku sebagai saksi dalam kejadian nahas tersebut. Dalam penuturannya, Melmel mengungkapkan bahwa lokasi penyiksaan Vina dan Eki berada di Gang Bakti 1, seberang SMP11 Cirebon.
"Lokasi itu (penyiksaan) di Gang Bakti 1, pas depannya SMP (SMP 1 Cirebon). Itu kan ada gang masuk ke dalam tuh," kata Melmel, berdasarkan wawancara kepada tvOne.
Diakui Melmel, dia sempat mengajak pemilik warung di sekitar tempat kejadian untuk mengecek ke dalam gangf. Namun, sang penjaga warung mengaku ketakutan dan tidak berani. Oleh karena itu, Melmel sendiri yang akhirnya mengendap-ngendap ke dalam gang.
Dari penuturan Melmel pula diketahui bahwa pelaku ada 10 orang. Setelah memukul Eky hingga tak sadarkan diri, para pelaku lantas menyiksa Vina. Penyiksaan saat tersebut terjadi kurang lebih satu jam.
"Setelah Eky dipukul, saya lihat juga enggak bergerak kayaknya dia tuh. Baru si Vina yang disiksa. Begitu sudah selesai mereka mau pulang itu saya langsung lari. Pertama yang keluar beberapa motor. Vina dan Eky tuh dipeluk dibonceng tiga. Vina ditaruh di tengah sambil fitutup mukanya pake jaket," beber Melmel.
Diungkapkan pula oleh Melmel bahwa dirinya sempat mengikuti
para pelaku saat membuang jasad Vina dan Eky. Awalnya keduanya berada di bawah
jembatan, namun entah kenapa langsung dipindahkan ke atas jembatan. (ND)