Image Source : Alibi,ID
Kisah yang berasal dari pemilu 2024 ini
memang beragam. Mulai dari perhitungan suara yang menumbangkan kesehatan para
petugas KPPS hingga kisah tragis yang dialami ketua KPPS di kota Palembang. Menilik
dari informasi yang beredar, Satuan Perlindungan
Masyarakat (Satlinmas) bernama Rio Viranda (34), membacok Osa (30), ketua
kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 27, Kelurahan 30 Ilir,
Kecamatan IB I Palembang.
Kapolsek IB II Palembang, Kompol Azizir Alim membenarkan adanya kejadian penganiayaan.
"Berdasarkan keterangan dari korban dan keterangan saksi-saksi motif kejadian, yaitu awalnya sekitar pukul 12.30 WIB, istri pelaku hendak mencoblos di TPS 27 lalu meminta tolong kepada korban untuk dicepatkan karena kondisi sedang hamil. Lalu istri pelaku ditegur oleh korban agar dapat antre dan bersabar," jelasnya.
Kompol Azizir Alim mengatakan, pelaku kemudian pukul 22.10 WIB kembali menemui korban yang sedang duduk menulis di atas meja di TPS 27. Lalu setelah berhadapan pelaku langsung mengeluarkan sajam jenis Golok yang diselipkan di pinggang sebelah kiri.
"Korban dibacok sebanyak satu kali di bagian atas kepala sebelah kiri, lalu korban yang terluka dibawa warga ke rumah sakit AK Gani," tutupnya.
Rio yang merupakan warga jalan Talang Kerangga, Lorong Lebak Malang, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini telah diamankan oleh anggota unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, setelah diserahkan oleh pihak keluarga.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah, membenarkan pihaknya telah mengamankan anggota Linmas bernama Rio Viranda, yang membacok Ketua KPPS 27 yakni Osa.
Peristiwa berdarah di hari pencoblosan Pemilu 2024 itu terjadi pada Rabu (14/2/2024) sekitar pukul 22.10 WIB di Lorong Lebak Malang, RT 23 RW 08, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang.
Korban Osa (30) yang mengalami luka robek bacok di bagian kepala langsung ditolong warga sekitar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit AK Gani.
Sementara itu mendapatkan laporan adanya penganiayaan di TKP, Patroli Polsek IB II, Unit Reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP dan mencari keterangan saksi.
(Dnd)