Image Source : instagram.com/setwapres.ri
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/08/2026). Kunjungan ini mencakup peninjauan fasilitas pendidikan yang rusak hingga posko-posko pengungsian warga terdampak.
Wapres pertama-tama meninjau SMAN 2 Sambi Rampas untuk melihat langsung kondisi sekolah yang terdampak bencana. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kerusakan fasilitas pendidikan segera diidentifikasi dan ditangani sesuai tingkat kerusakannya. Manggarai Timur tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah fasilitas pendidikan terdampak terbanyak akibat bencana, dengan total 265 fasilitas mengalami kerusakan.
"Wapres Gibran Rakabuming meninjau SMAN 2 Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/08/2026), untuk melihat langsung kondisi sekolah serta memastikan kerusakan fasilitas pendidikan segera diidentifikasi dan ditangani sesuai tingkat kerusakannya." Tulis unggahan yang dibagikan akun media sosial Sekretariat Wakil Presiden (25/08/2026)
Dalam kunjungannya, Wapres menekankan pentingnya memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski fasilitas pendidikan terdampak bencana. Sekolah yang kondisinya belum memungkinkan untuk digunakan perlu segera mendapat penanganan, termasuk melalui penyediaan ruang belajar sementara, agar anak-anak tetap bisa belajar dengan aman dan layak.
Baca Juga: IKN Butuh Pangan, Kaltim Diingatkan Jangan Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Karena akses yang sulit dijangkau, Wapres Gibran menggunakan sepeda motor untuk meninjau langsung kondisi masyarakat di posko pengungsian Waso, Kecamatan Lamba Leda Utara. Di hari yang sama, Wapres juga menyapa warga serta melihat kondisi lokasi bencana dan posko pengungsian di wilayah Kecamatan Sambi Rampas, yaitu posko pengungsi Pota dan Temba Lajar.
"Karena akses yang sulit dijangkau, Wapres Gibran Rakabuming menggunakan sepeda motor untuk meninjau langsung kondisi masyarakat di posko pengungsian Waso, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/08/2026)." sambungnya
Kehadiran Wapres di lokasi-lokasi tersebut merupaka bagian dari upaya pemerintah memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas, sekalipun berada di lokasi yang sulit dijangkau. Mulai dari kebutuhan dasar hingga proses pemulihan, penanganan terus dilakukan agar masyarakat dapat melewati masa sulit dan secara bertahap kembali menjalankan aktivitas dengan aman.
Perhatian turut diberikan kepada anak-anak yang ikut terdampak bencana. Beberapa mahasiswa Universitas Indonesia (UI) hadir memberikan dukungan psikososial melalui berbagai kegiatan yang membantu menciptakan suasana lebih aman dan menyenangkan bagi anak-anak selama berada di pengungsian.
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab negara, sementara pemenuhan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas agar layanan pendidikan dapat kembali berjalan normal dan kehidupan masyarakat berangsur pulih seperti sedia kala.