Image Source : cumicumi
Di tengah dinamika politik yang mengiringi purnatugasnya sebagai presiden ketujuh Republik Indonesia, sosok Joko Widodo ternyata tetap mendapat tempat di hati masyarakat berkat sejumlah program pembangunan yang dianggap berdampak langsung ke kehidupan rakyat.
Setidaknya, itulah yang dirasakan oleh Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), dr. Reagen. Perasaan yang tetap singgah di hatinya, walau pada momen dinamika politik pasca-2024. Seperti diketahui, belakangan ini sejumlah pihak yang dulu bersama pemerintahan Jokowi, justru banting setir dan vokal melontarkan kritik.
"Itu sih namanya dinamika dalam politik, Kawan-kawan yang hari ini ribut, ya, tadinya mungkin bersama juga dengan pemerintahan Pak Jokowi." ujar Reagen.
Menurut Reagen, riak-riak politik semacam itu tak sebanding dengan penilaian masyarakat yang menurutnya bisa merasakan langsung hasil kerja Jokowi selama menjabat. Ia merangkumnya dalam satu istilah, yaitu "Indonesia sentris".
Ia pun menambahkan, bahwa rakyat lah yang paling merasakan "Indonesia sentris" tersebut. terlebih lagi di Nusa Tenggara Timur, tempat yang baru saja disambangi sang presiden ketujuh, dalam safari kenegaraannya pada awal bulan Agustus 2026 silam.
"Saya rasa rakyat atau masyarakat bisa merasakan langsung apa yang dijanji-janjikan politik Pak Jokowi itu simpel, Indonesia sentris," katanya.
Sejumlah program yang disebut Reagen sebagai bukti nyata dari visi tersebut antara lain:
1. Pembangunan jalan tol - memperluas konektivitas antarwilayah
2. Pembangunan pelabuhan - mendukung distribusi logistik, khususnya di kawasan timur Indonesia
3. Pembangunan bandara - membuka akses transportasi udara ke daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi
4. Pembangunan bendungan - menunjang ketahanan air dan irigasi pertanian
5. Subsidi bagi petani - meringankan beban biaya produksi pertanian
6. Ketersediaan pupuk - menjaga pasokan pupuk bagi petani di berbagai daerah
7. Hilirisasi - mendorong nilai tambah produk dalam negeri sebelum diekspor
Reagen menyebut program hilirisasi sebagai salah satu isu yang paling sering disinggung Jokowi, termasuk dalam permintaannya kepada pemerintahan saat ini.
"Udah itu hilirisasi yang tak lelah beliau, salah satu yang kita minta kepada Asta Cita-nya Pak Prabowo," ujarnya.