logo shopcumi
  • Politik
  • 11 jam yang lalu

Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI, Sufmi Dasco Bahas Persatuan Indonesia

Image Source : instagram.com/sufmi_dasco

































Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad, telah mempertemukan advokat senior, Hotman Paris Hutapea, dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir. Pertemuan ketiganya diumumkan melalui unggahan media sosial resmi milik Sufmi Dasco, yang dibagikan pada hari ini (28/07/2026).

Dalam unggahan tersebut, Sufmi Dasco membagikan dua potret kebersamaan mereka. Salah satunya, menampilkan gestur bersalaman, antara Hotman Paris dan Akhmad Munir. Sedangkan di kolom komentar, Sufmi Dasco menyinggung soal persatuan Indonesia.

"Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini." tulis Sufmi Dasco melalui unggahan pada hari Selasa (28/07/2026)


Seperti diketahui, belakangan hubungan Hotman Paris dan kalangan wartawan memang sempat memanas. Bermula dari perkataannya selaku kuasa hukum tersangka korupsi, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, dalam salah satu konferensi pers beberapa waktu lalu. Di mana, kala itu ucapan Hotman dinilai merendahkan martabat wartawan.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris, sehubungan dengan himbawan Persatuan Wartawan Indonesia, PWI,  dan juga rekan-rekan wartawan lainnya,  dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya  atas pernyataan saya pada waktu konferensi first di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, lu punya otak gak sih?  yang mengatakan, lu punya otak gak sih?" ucap Hotman Paris Hutapea melalui video pendek yang ia unggah di media sosial, Senin (20/7/2026)

related articles
Tanggapi Komentar Ahmad Khozinuddin, Abdul Gafur Sangadji Mengaku Kecewa

  • Politik
  • 4 hari yang lalu
Bantah Rumor Bisnis Holy Wings dengan Febrie Adriansyah, Hotman: Indonesia Tempat Hoax!

  • Seleb News
  • 4 hari yang lalu
Febrie Adriansyah Sedih Usai Hotman Paris Mundur, Ini Alasannya

  • Seleb News
  • 4 hari yang lalu