logo shopcumi
  • Politik
  • 9 jam yang lalu

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Direktur FBI, Artefak Budaya Papua Resmi "Pulang" ke Indonesia

Image Source : instagram.com/kemensetneg.ri

































Presiden Prabowo Subianto telah menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation alias FBI Amerika Serikat, Kash Patel, di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan tersebut tentunya merupakan  momentum penting, dalam memperkuat kerja sama antara Indonesia, dan negara Amerika Serikat. Terkhusus, dalam upaya pengembalian artefak budaya Indonesia, yang diselundupkan ke luar negeri secara Ilegal.


Melalui keterangan pers bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan, bahwa selain melakukan secara resmi, Direktur FBI Kas Patel juga menyerahkan secara langsung artefak budaya Indonesia, ke tangan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu diyakini sebagai bagian dari kerja sama repatriasi antara Pemerintah Indonesia dan FBI.

"Di samping tentu saja terdapat pembicaraan sebagai teman, dan juga secara resmi beliau membawakan artefak budaya yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI, yaitu pengembalian benda-benda budaya yang diselundupkan ke Amerika Serikat," ujar Fadli Zon kepada wartawan usai pertemuan.

 

Sederet artefak yang dikembalikan kemarin, diketahui berasal dari Papua. Tepatnya merupakan warisan budaya masyarakat suku Dani, suku Asmat, dan suku Danau di kawasan Danau Sentani, yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi bagi Indonesia.

Fadli Zon juga mengungkap, bahwa FBI telah beberapa kali membantu mengembalikan berbagai artefak penting Indonesia yang dicuri. Contohnya, arca-arca perunggu serta artefak dari sejumlah situs budaya. Menurut Fadli Zon, kerja sama semacam ini diharapkan terus menguat ke depan, didukung pula oleh Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Luar Negeri.


Pengembalian artefak tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan kedaulatan budaya nasional sekaligus memperkaya pengetahuan masyarakat terhadap warisan sejarah bangsa. Nantinya, artefak-artefak yang sudah "pulang" itu akan dipamerkan di Museum Nasional agar dapat dinikmati sekaligus dipelajari oleh masyarakat luas.

related articles
Prabowo Resmi Tunjuk 5 Pejabat Baru Kejaksaan Agung, Kuntadi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus

  • Politik
  • 1 hari yang lalu
Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri, Ini Pesan Presiden Prabowo Subianto

  • Politik
  • 1 hari yang lalu
Outlook Stable Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Jaga Optimisme dengan Reformasi Berkelanjutan

  • Politik
  • 1 hari yang lalu