logo shopcumi
  • Politik
  • 5 jam yang lalu

Tak Bergerak di Toilet, Begini Detik-detik WN Australia Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Rudenim Bali

Image Source : ilustrasi

































Misteri meninggalnya seorang warga negara Australia berinisial CJMH (39) di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Ngurah Rai, Bali, mulai menemui titik terang. Melalui keterangan resminya, Kantor Imigrasi Ngurah Rai mengungkap kronologi saat petugas pertama kali menyadari ada sesuatu yang tidak beres di ruang detensi. Menurut Imigrasi, CJMH saat itu sedang menjalani penempatan sementara sambil menunggu proses deportasi akibat terbukti menyalahgunakan izin tinggal di Indonesia.

Pada Jumat (10/7/2026) sore, petugas piket melakukan pemeriksaan rutin terhadap para deteni, termasuk memantau kondisi mereka melalui kamera pengawas (CCTV). Saat itulah petugas melihat sesuatu yang mencurigakan. CJMH diketahui berada di dalam toilet, tetapi dalam waktu yang cukup lama tidak menunjukkan adanya pergerakan. Merasa ada kejanggalan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Setibanya di dalam toilet, CJMH ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Petugas kemudian memeriksa tanda-tanda vital korban, memberikan pertolongan pertama, termasuk bantuan oksigen, sambil menghubungi ambulans dari rumah sakit terdekat. Tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan sebelum korban dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, CJMH dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Masuk Toilet Hampir 30 Menit, WN Australia di Rudenim Bali Ditemukan Tewas, Ini yang Terjadi

Berdasarkan pemeriksaan awal rumah sakit, korban diduga mengalami serangan jantung saat kejadian. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Sebelumnya, CJMH diamankan setelah Imigrasi menerima laporan masyarakat pada akhir Maret 2026 terkait dugaan penyalahgunaan izin tinggal. Setelah dilakukan pemeriksaan dan beberapa kali pemanggilan, Imigrasi menyatakan CJMH terbukti melanggar aturan keimigrasian. Pihak Imigrasi juga menyebut telah beberapa kali memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk menyelesaikan proses administrasi secara kooperatif. Namun, ia disebut tidak memenuhi undangan resmi dari petugas.

Pada Jumat pagi, tim Imigrasi akhirnya menjemput CJMH di kediamannya di kawasan Jimbaran, Badung, dengan didampingi aparat Banjar setempat sebelum membawanya ke ruang detensi untuk menunggu proses deportasi. Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa petugas telah menjalankan prosedur pengawasan sesuai standar operasional. Begitu kejanggalan terdeteksi melalui CCTV, petugas langsung memberikan respons cepat dan pertolongan pertama.

Saat ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai masih berkoordinasi dengan Polres Badung, rumah sakit, dan perwakilan Pemerintah Australia untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya CJMH masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang. (latto)

related articles
Masuk Toilet Hampir 30 Menit, WN Australia di Rudenim Bali Ditemukan Tewas, Ini yang Terjadi

  • Politik
  • 6 jam yang lalu
Simple Banget, Inilah Tipe Ideal dari Shownu MONSTA X

  • Korea
  • 3 minggu yang lalu
Tanggapan Komdigi Soal Isu Buat Instagram Down Saat Demo 12 Juni

  • Viral
  • 3 minggu yang lalu