Image Source : Instagram
Drama 'Perfect Crown' telah sukses merampungkan tayangannya pada tanggal 16 Mei 2026 lalu. Sayangnya, drama yang diperankan IU dan Byeon Woo Seok ini justru panen kecaman publik lantaran dianggap melakukan distorsi sejarah Korea Selatan.
Mengutip Koreaboo, warganet mengecam adegan penobatan Pangeran Ian (diperankan Byeon Woo Seok) saat para pejabat meneriakkan 'cheonse'. Rupanya 'cheonse' merupakan frasa yang dalam sejarah hanya digunakan oleh negara jajahan. Sebaliknya, frasa yang seharusnya digunakan adalah 'manse' yang menandakan Korea adalah negara merdeka dan berdaulat.
Bukan hanya itu, bagian lain yang dikritik adalah kostum Guryu Myeonryugwan yang dikenakan Pangeran Ian dalam penobatannya. Jika berdasarkan pada sejarah, kostum itu adalah baju penobatan yang umumnya digunakan oleh penguasa kelas rendah di China.
Menyadari kekecewaan publik, Byeon Woo Seok akhirnya menuliskan permintaan maaf yang diunggah ke Instagram miliknya. Dalam unggahan tersebut, aktor berusia 34 tahun itu mengaku kurang memikirkan konteks dan makna sejarah yang terkandung dalam drama saat proses syuting berlangsung.

"Selama proses syuting dan akting, aku kurang mempertimbangkan konteks sejarah dan makna yang terkandung dalam karya tersebut dan bagaimana karya tersebut mungkin diterima oleh penonton. Aku sekali lagi menyadari bahwa sebagai seorang aktor, perlu untuk mengadopsi sikap bertanggung jawab dalam memeriksa dan merenungkan tidak hanya akting tetapi juga pesan dan konteks karya tersebut," tulis Byeon Woo Seok.
Lebih lanjut, Byeon Woo Seok meminta maaf dengan tulis dan akan merefleksikan dirinya. Dia pun menyadari bahwa pekerjaannya memiliki tanggung jawab yang besar. Di akhir suratnya, aktor tersebut berjanji akan lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan dalam memilih maupun menjalani proyek di masa mendatang.
"Saya merefleksikan diri dan kembali menyadari sebagai seorang aktor bahwa saya harus mendekati pekerjaan saya dengan tanggung jawab yang lebih besarâbukan hanya soal akting, tetapi juga pesan dan konteks yang dibawa oleh sebuah karya. Saya dengan tulus meminta maaf," lanjutnya.
Bukan hanya Byeon Woo Seok, tim produksi dram 'Perfect Crown' juga meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan dari jalan cerita di drama tersebut.
"Kami menimbulkan kekhawatiran karena masalah terkait pembangunan dunia dan akurasi sejarah," ujar perwakilan tim produksi. (ND)