Image Source : Cumicumi
Tudingan pesugihan di Gunung Kawi yang belakangan menyeret nama Sarwendah rupanya juga menyeret nama Pesulap Merah. Hal ini lantaran dalam video yang beredar, kuncen Gunung Kawi yang menyebut nama Sarwendah itu tengah diwawancarai oleh Pesulap Merah.
Usai tudingan ini menyebar dan menjadi perbincangan warganet, Pesulap Merah akhirnya memberikan klarifikasi. Pria bernama asli Marcel Radhival itu menjelaskan bahwa penelusurannya ke Gunung Kawi bukan untuk membongkar praktik tertentu, melainkan melihat langsung budaya dan kepercayaan yang ada di sana.
"Yang saya temukan di sana memang itu jatuhnya ritual atau ibadahnya orang-orang Kejawen ya dan itu situs-situs budaya dan juga ada lima tempat ibadah agama kayak gitu dan ya tempat liburan orang buat ngecek peninggalan-peninggalan zaman dulu aja gitu sih," kata Pesulap Merah, dikutip dari Youtube Cumicumi.
Dalam kesempatan tersebut, Pesulap Merah juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menyenggol siapapun dalam video wawancaranya kala itu. Pria berusia 30 tahun itu bahkan mengaku terkejut ketika sang kuncen tiba-tiba menyebutkan nama Sarwendah.
"Iya betul. Banyak orang-orang terkenal yang datang ke situ dan saya juga luar biasa ya kaget karena disebutin semuanya tanpa disensor-sensor sama kuncennya. Saya juga enggak tahu benar atau enggak ya. Dan orang-orang terkenal ini datang memang untuk syuting film atau memang menjalankan ritual itu kan juga enggak tahu gitu," ungkapnya.
Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah telah membantah tegas kliennya melakukan pesugihan seperti tudingan yang belakangan viral di jagat maya. Namun, mereka mengaku bahwa Sarwendah memang pernah ke Gunung Kawi untuk melakukan syuting podcast bersama Jordi Onsu.
"Menanggapi pemberitaan yang viral beberapa hari ini terkait dengan adanya nama klien kami disebut pesugihan di Gunung Kawi ya. Jadi perlu kami luruskan bahwa yang terjadi sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama video itu, kira-kira 2021,2022 lah. Jadi pada saat itu memang ada syuting di podcast Kakak Beradik," ucap Simon Abraham, kuasa hukum Sarwendah.
Kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu mengatakan pihaknya saat ini tengah mempelajari video-video yang beredar. Tidak menutup kemungkinan mereka akan menempuh jalur hukum jika tudingan tersebut kian menyebar. (ND)