Image Source : Instagram
Kasus dugaan penganiayaan asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau Erin Wartia, saat ini masih diusut penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Meski Erin telah membantah tudingan tersebut, namun ART yang bernama Hera itu tetap mengungkapkan fakta terkait laporannya.
Bukan hanya Hera, penyalur ART Erin yaitu Nia Damanik, juga ikut membeberkan fakta lain di balik kasus tersebut. Dia menyebut bahwa Erin memang sudah lama masuk dalam daftar hitam (blacklist) di banyak yayasan penyalur tenaga kerja karena rekam jejaknya.
"Ya benarlah, benar (banyak di-blacklist). Itu nanti saya jelaskan di situ," kata Nia Damanik, dikutip dari Youtube Cumicumi.
Dalam kesempatan tersebut, Nia bahkan mengaku sangat trauma menyalurkan pekerja ke kediaman Erin setelah melihat kondisi yang menimpa Hera.
"Trauma lah, pasti jelas trauma. Dan saya nggak mungkin mau lagi (menyalurkan ART ke sana)," tambahnya.
Lebih lanjut, Nia sempat membantah tudingan pihak Erin yang menyebut ada aktor intelektual di balik keberanian Hera melapor. Nia menegaskan bahwa tindakannya melaporkan kasus ini murni soal perlindungan pekerja.
"Tidak ada. Itu feeling dia saja itu, tuduh-tuduhan dia saja itu fitnah. Saya hanya murni melindungi pekerja saya. Saya hanya melindungi dan menjemput karena dia sudah melakukan kekerasan, pikirannya saja busuk," tegas Nia. (ND)