Image Source : Instagram
Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah tengah menjadi sorotan publik tanah air hingga saat ini. Meski sempat muncul beberapa rumor, namun pihak kepolisian telah mengungkapkan bahwa kekasih Reza Arap itu menghembuskan napas terakhir lantaran henti jantung di dalam apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Meski begitu, asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah sempat mengungkapkan cerita mengharukan sebelum majikannya ditemukan meninggal dunia. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menerangkan bahwa ART mendengar Lula sempat mengerang kesakitan dari dalam kamarnya.
"Dia pulang malam, sekitar jam 10 malam masuk kamar. Terus jam 02.00 WIB dini hari, ART mendengar dia kayak kesakitan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

ART bernama Asiah tersebut baru kemudian mengetuk kamar Lula sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB. Tak mendengar respons, Asiah pun memanggil pihak keamanan apartemen untuk meminta bantuan membukakan pintu kamar Lula.
"Di situ sampai siang belum bangun juga. Sore akhirnya lapor ke sekuriti lagi minta ada keluarga atau orang dekat yang bisa menjamin kalau teknisi atau pihak apartemen mendobrak pintu kamar, membuka kamar karena kamar terkunci dari dalam," ungkap Budi.
Namun, saat itu pihak belum bisa membukakan kamar karena belum ada kerabat yang bisa menjamin tindakan pembukaan paksa itu. Barulah pada sore hari pihak keamanan baru bisa membuka pintu kamar usai mengantongi izin dari keluarga.
Ketika pintu terbuka, Lula ditemukan meninggal dalam posisi telentang di kasur berselimut putih, memakai kaus putih, dan celana pendek warna hitam. Budi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh wanita berusia 26 tahun itu.
Selain itu, Budi menyebut Lula Lahfah memang memiliki riwayat baru saja menjalankan operasi batu ginjal. Bahkan, dia juga memiliki asam lambung akut hingga terakhir menjalani perawatan di RSPI. (ND)