Image Source : Humas Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf belum lama ini menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menolak bantuan asing dalam penanganan banjir bandang dan longsor yang melanda daerahnya. Hal ini seolah menjadi bantahan pemerintah pusat tentang penolakan bantuan untuk tiga provinsi di Sumatra yang terdampak bencana pada akhir November itu.
Mengutip wawancaranya belum lama ini, Muzakir Manaf mengatakan bahwa dukungan internasional justru sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan warga terdampak.
"Mereka tolong kita, kok kita persulit? Kan b*doh," tegas Muzakir Manaf.
Muzakir juga menyampaikan bahwa tidak ada larangan untuk menerima bantuan dari lembaga nonprofit atau pemerintah asing kepada warga terdampak bencana. Pasalnya, dia menyadari bahwa bantuan tersebut sebenarnya masih belum cukup. Walau begitu, beberapa bantuan internasional telah tiba dan tersalurkan, termasuk dokter dan obat-obatan dari Kuala Lumpur, Malaysia.
"Tersalur semuanya dan bahkan tidak cukup," imbuhnya.
Di sisi lain, pria yang akrab disapa Mualem itu sebelumnya telah mendatangkan tim khusus dari China yang terdiri dari lima orang untuk membantu proses pencarian korban tertimbun lumpu terutama di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang. (ND)