Image Source : Instagram
Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik lantaran mendapatkan gelar doktor kehormatan dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) beberapa waktu yang lalu. Selain diragukan publik, banyak yang berkomentar bahwa gelar tersebut sengaja dikejar Raffi untuk membantunya agar bisa dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden.
Hal ini akhirnya membuat Raffi Ahmad buka suara. Melalui program FYP, Raffi mengklarifikasi tudingan orang-orang yang menganggap jika gelarnya tidak sah karena tidak mengikuti pendidikan di universitas. Pasalnya gelar tersebut merupakan apresiasi yang diberikan kepadanya.

"Kalau misalnya gelar honoris causa ini beda, jadi mungkin harus ada edukasi dan sosialisasinya. Kalau doktor honoris causa ini kita diberikan apresiasi, jadi tanpa kita (mengenyam pendidikan). Lulusan SMA aja ibaratnya itu bisa mendapatkan doktor honoris causa ketika dia sudah memberikan sumbangsih ataupun sudah berprestasi dalam bidang yang dia geluti," kata Raffi Ahmad.
Sebagai orang yang diberikan apresiasi tersebut, Raffi tentunya sangat senang. Hal inilah yang akhirnya membuatnya datang ke Thailand untuk menerima gelar bergengsi tersebut.
"Kalau misalnya kita diundang nih, kan gue diundang dan gue diberikan, ya kan di luar negeri ya kita gimana sih orang rasanya diundang, dikasih, ya kita kan senang kita datang ke sana," sambung suami Nagita Slavina tersebut.
Lebih lanjut Raffi Ahmad membantah gelarnya honoris causa yang didapatkannya itu bukan semata-mata untuk memuluskan langkahnya sebagai Utusan Khusus Presiden.
"Buat aku sebenarnya ada atau tanpa gelar, ya Raffi Ahmad akan
tetap segini aja. Ini bukan karena (jadi Utusan Khusus Presiden), enggak ada hubungannya
sama ini," paparnya. (ND)