Image Source : dok. Cumicumi.com
Disertakannya sebuah borgol dan kuncinya ke Pengadilan Agama Jakarta Barat belum lama ini berhasil membuat konflik antara Inara Rusli dan keluarga besar Virgoun kembali memanas. Meski tidak mengatakannya secara gamblang, pihak Inara Rusli diduga menyertakan borgol ini sebagai bukti tindak kekerasan yang dilakukan oleh Virgoun dalam mendidik anak-anaknya.
Apalagi, ketika ditemui awak media pada hari Kamis (27/7/2023) bersama kedua kuasa hukumnya, Virgoun enggan membahas seputar hal ini dan memilih untuk segera memasuki mobilnya. Sontak Virgoun pun mendapatkan kritikan dari berbagai macam pihak seperti psikolog anak.
Seperti tidak terima dengan tudingan yang dilontarkan pihak Inara Rusli, Ibunda dan Kakak Virgoun pun angkat bicara. Menurut mereka, menggunakan kekerasan dalam mendidik anak adalah hal yang lumrah, asalkan tidak berlebihan.
Baca Juga : Muncul Isu Dirinya Gunakan Borgol untuk Didik Anak, Virgoun Pilih Bungkam
"Gak apa-apa sih biasa namanya mukul anak, tapi jangan keterlaluan yang batesnya aja, bates anak segitu, nakalnya segitu ya segitu jangan melebihi itu aja sih" ujar Febby Carol saat ditemui secara eksklusif oleh tim Cumicumi (29/7/2023)
Eva Manurung pun mengaku sesekali menggunakan kekerasan dalam mendidik Virgoun saat kecil. Karena, menggunakan kekerasan dalam mendidik anak dalam batas wajar diperbolehkan dalam keyakinan yang ia peluk.
"Menurut Alkitab, saya orang Kristen ya, boleh memukul pakai rotan, rotannya juga rotan kecil" ujar Eva Manurung (FR)