Image Source :
Setelah dinyatakan negatif setelah menjalani masa isolasi selama 14 hari, Detri Warmanto kembali menceritakan pengalamannya saat pertama kali dirinya dinyatakan positif virus corona, lalu melakukan isolasi diri dirumah selama 14 hari hingga melakukan tes sebanyak dua kali dan dinyatakan negatif. Kini Detri Warmanto masih melakukan isolasi dirumah selama 21 hari lamanya. Berikut Detri Warmanto saat kembali menceritakan pengalamannya.
Halo Detri Warmanto, kabarnya bagaimana sekarang ?
Detri Warmanto : Gue masih dirumah udah 21 hari lebih sekarang bareng keluarga sama istri Alhamdulilah udah sama keluarga

Awalnya bagaimana sehingga bisa dinyatakan positif, bisa diceritakan kembali?
Detri Warmanto : Awal cerita ini kan kayak awal saya gak ada rasa ingin tes gitu saat itu kebetulan ada berita Pak Budi Karya Menteri Perhubungan kan positif akhirnya kami sekeluarga di imbau untuk dites. Saya optimis bahwa selama ini lihat berita kan gejalanya batuk, sesak nafas, diare, dan segala macam, saya yakin saya tidak terpapar covid akhirnya menunggu hasil saat itu saya menunggu 4 tahapan. Tensi, Paru, Darah, dan Swab. Yang tiga awal hasilnya bagus Alhamdulillah. Nah Swab ini kan 5-7 hari saat hasil keluar yang positif ada Driver, Asisten Ibu dan Saya, kaget kita bertiga, dari yang awalnya gak ada gejala apa apa, kaget kita sebenarnya. Di Wuhan juga kan banyak OTG (orang tanpa gejala) ini kan bahaya karena mereka sehat ketemu orang lain justru menularkan pada orang yang punya penyakit bawaan. Ada yang bilang ini gak membunuh ini kan blunder sekali padahal obatnya belum ditemuin.
BACA JUGA, Kembali Kumpul Bersama Keluarga, Detri Warmanto Langsung Melakukan Golf From Home
Kemudian setelah dinyatakan positif, bagaimana reaksi Detri Warmanto?
Detri Warmanto : Balik lagi, akhirnya saya minta dirawat di Rumah Sakit, tapi Rumah sakit bilang kalau tanpa gejala mending diisolasi di rumah, saya tanya ada gak obat atau vitamin jawabannya pun gak ada, ternyata katanya penyembuhannya self healing gimana caranya ternyata imun tubuh, caranya gimana? kan kita gak boleh panik, stress yang terutama kita optimis berjuang, positif, medisnya ya pola hidup pola makan, dengan kolaborasi itu imun tubuh akan naik dan bisa lawan virus tersebut dengan begitu penyembuhan diri akan kuat dengan pola pikir dan pola hidup yang baik.
Apakah Detri Warmanto sempat pergi ke luar negeri sebelum nya?
Detri Warmanto : Januari saya ke Jepang, Februari saya ke Saudi, kalau menunjuk dimana terpapar saya kurang tahu karena bisa jadi di jakarta, karena kan sebetulnya di Indonesia katanya sudah banyak terpapar, waktu Pemerintah minta di rumah saya tetep keluar sebelum lockdown ya. Kalau dari Jepang, Januari harusnya kan ya udah sembuh kan 14 hari begitu juga di Saudi kan sudah lebih, kemungkinannya ya di Indonesia saya kena, saat itu saya minim pake masker.

Lalu setelah Rumah Sakit mengatakan agar Anda Isolasi dirumah saja, apa langkah selanjutnya?
Detri Warmanto : iya mereka bilang karena kalau dirawat akhirnya pasien yang bener bener butuh gak dapat ruangannya itu kenapa saya ditolak karena saya orang tanpa gejala udah makanya di rumah aja. Kemudian selama isolasi dirumah, pagi saya olahraga, sarapan minum vitamin, bedrest segala macam. Lalu kenapa banyak tim medis berguguran karena mereka gak dapat istirahat, karena imunnya digerogotin sama virus itu. Lakukan aja di rumah kumpul sama keluarga, hikmah buat saya banyak disiplin hudup saya bagus, pola tidur pola makan vitamin segala macam.
Setelah dinyatakan negatif, masih ada rasa khawatir tidak bisa menularkan kembali?
Detri Warmanto : Awal pemikirian iya tapi saya tanya 2 sampai 3 dokter jawabannya sama kalau negatif udah normal tapi kalau kita bandel bisa aja kena lagi. Makanya saya kalau keluar pake baju itu pulang dicuci semua mandi segala macem
Waktu isolasi mandiri, sempat stress tidak?
Detri Warmanto : Orang punya beragam cara biar gak stress kalau saya lebih ke balik lagi ke ibadah aja kita punya Tuhan kita serahkan, setelah itu Tuhan ngasih jalan keluarnya, menjaga semuanya, kita udah tawakal, ikhtiarnya kita main sama pikiran kita aja gimana biar enak main sama anak becanda sama anak anak, main game mungkin nonton dan lain lain.

Setelah mengalami ini ada kebiasaan baru?
Detri Warmanto : Kedisiplinan yang jarang kita lakuin, olahraga, kena sinar matahari, dulu saya males panas keringat, sekarang saya lebih disiplin. Penyebarannya kan lewat cairan ke benda mati dan itu bisa bertahan kalau kondisi lembab, saat isolasi saya dikamar sebisa mungkin gak keluar kalau gak urgen banget takutnya saya droplex dipegang orang tapi saat itu langsung saya disinfektan semua.
Bisa menanggapi stigma masyarakat tentang virus corona ini?
Detri Warmanto : Jujur karena kurangnya edukasi dan knowledge makanya kalau belum pinter pinter amat jangan sok tahu. Mayat ditolak segala macem jangan diterima bulet bulet broadcast message segala macem harus konfirmasi dulu kalau bisa. Pasti kan ada temen kalian yang jadi dokter tanya aja, mereka pasti lebih valid dari broadcast message, kita gak tahu akurasi dan validasinya kayak apa kalau dari pesan berantai.
Sekarang kondisi kesehatan nya bagaimana?
Detri Warmanto : Sekarang saya tes lagi sama persis kayak saat itu saya tes Alhamdulillah dengan tiga itu cepet semua baik ronsen paru baik berkat doa semua kan doain saya akhirnya saya bisa jadi sehat lagi
Pesan dari Detri Warmanto kepada masyarakat ?
Detri Warmanto : Saya gak berubah tetap sama kata Pemerintah stay at home, jaga jarak, pakai masker, berdoa positive thingking, jaga kebersihan, cuci tangan sesuai anjuran, tetap menjaga dan waspada semoga sehat semua.