Image Source :
Tepat 7 hari pasca meninggalnya penyanyi Glenn Fredly, pusara masih ramai dikunjungi sahabat hingga penggemar. Pelayat dari berbagai kalangan hadir untuk melantunkan doa bagi penyanyi berdarah Ambon tersebut. Tak terkecuali bagi salah seorang sahabat, Mario Lasut. Dirinya hadir secara khusus untuk memberikan penghormatan kepada Glenn Fredly.
Menjalin persahabatan selama 15 tahun, Mario memiliki banyak kenangan indah bersama suami dari Mutia Ayu ini. Mario bahkan bercerita, jika dirinya bertemu dengan Glenn Fredly lewat mimpi. Mengenakan pakaian serba putih, tak lupa dengan topi yang selalu dipakai, Glenn datang untuk menanyakan kabar sahabatnya tersebut.

"Dia menemui saya dalam mimpi dan bertanya kepada saya gimana kabar lu? Saya cuma kaget di saat sudah pergi pun dia masih nanya keadaan saya. Dia memakai baju warna putih, celana putih, sepatu putih, dengan topinya yang berwarna putih. Identik seorang Glenn yang tidak pernah melepaskan topi dari kepalanya," ucap Mario Lasut saat ditemui usai berziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan (15/4).
BACA JUGA, Lima Hari Pasca Kepergian, Adik dan Keluarga Berkunjung ke Makam Glenn Fredly
Hingga kini duka masih menyelimuti Mario. Pasalnya, ia melakukan komunikasi terakhir dengan Glenn tepat saat Mario berulang tahun. Mario bercerita bahwa pagi hari tepat di hari ulang tahunnya, Glenn mengucapkan selamat melalui sambungan panggilan video.
Mario bahkan mengajak Glenn Fredly untuk datang ke acaranya yang ia selenggarakan di Bali. Namun sayang, takdir berkata lain, sebelum acara tersebut terlaksana, Glenn telah dipanggil Sang Pencipta.

"Saya masih ingat 4 januari, Glenn nelfon saya dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya," ungkap Mario.
Mario pun menyebutkan jika dirinya mendapat hadiah terindah yang pernah diberikan Glenn Fredly untuknya. Hadiah tersebut berupa untaian doa untuk Mario beserta keluarga.
"Dia hanya memberikan kado yang luar biasa kepada saya, yaitu dia memberikan doa di hari ulang tahun saya. Dia berdoa untuk saya, keluarga saya, anak saya dan itu kado paling terindah yang saya dapat," jelas Mario.
Dipenuhi rasa duka yang mendalam, Mario Lasut masih tak menyangka jika sahabatnya pergi di tengah kebahagiaannya, menjalani kehidupan rumah tangga. Kehadiran buah hati tercinta tak banyak bisa dinikmati oleh Glenn Fredly. Mario juga menyebutkan jika keinginan Glenn Fredly adalah menjadi figur seorang ayah yang diidamkannya selama ini.
"Saya berdoa sahabat saya, saudara saya Glenn Fredly mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga diberi ketabahan dan kekuatan," pungkas Mario Lasut.