Image Source :
Kehidupan asmara Desy Ratnasari masih sepi pasca jalinan cintanya dengan Irwan Danny Mussri, yang kini jadi kekasih Maia Estianty, kandas lima tahun lalu. Selain beban jodoh yang tak kunjung datang, 5 hal ini juga membayangi kehidupan Desy Ratnasari.
Apa saja kelima hal yang membayangi kehidupan Desy tersebut? Berikut tim cumicumi.com merangkumnya:
Berkecimpung di Dunia Politik

Hari-hari mantan istri pengusaha kaya Sammy Hamzah ini, tenggelam dalam kesibukan di dunia politik sebagai anggota legislatif dari satu partai besar. Hari-harinya kini direnggut oleh urusan politik. Pikirannya pun terkuras oleh masalah politik. Desy tampak betah berkecimpung di dunia politik.
Tetap Menggeluti Dunia Entertainment

Meski menggeluti dunia politik, Desy mengaku tetap eksis di panggung hiburan. Bagaimana pun, Desy menyadari bahwa eksistensinya di panggung politik sangat dipengaruhi eksistensinya di panggung hiburan. Karena itu, ia tidak meninggalkan panggung entertainment yang telah membesarkan namanya.
Anak Tuntut Desy Tetap Memiliki Waktu Banyak

Di tengah seabrek kesibukan yang dijalani setiap hari, Desy masih harus mendengar ocehan dan tuntutan buah hatinya, Nasywa Nathania Hamzah, buah cintanya dengan Sammy Hamzah. Nasywa menuntut Desy agar tidak terlalu sibuk, dan ingin tetap memiliki waktu yang banyak untuk quality time berdua. Atas permintaan putrinya itu, Desy menyanggupinya.
Calon Suami Desy Ratnasari Harus Mendapat Restu Anak

Desy tetap meminta restu kepada Nasywa siapa pun pria yang ingin melamarnya. Bagi Desy, Nasywa menjadi pengingatnya terkait sosok calon suami Desy. Sebab, baik atau tidaknya calon suami Desy akan berimbas ke Nasywa selaku puterinya.
“Yang sudah dekat banyak, tapi Nasywa selalu memberikan lampu merah. Dia kan out of the box, jadi dia jadi alarm system saya untuk kemudian..., bunda harus lebih obyektif dalam melihat. Kalau saya lagi suka kan mungkin hal yang tidak indah jadi kelihatan indah kan. Kalau Nasywa kan ada di luar gitu (jadi dia obyektif),” katanya.
Nasywa Pilih Sekolah di Pesantren

Desy sempa terkejut dengan pilihan Nasywa, putrinya, yang lebih memilih pesantren sebagai tempatnya menimba ilmu ketimbang sekolah umum. Padahal Desy menyodorkan dua sekolah untuk Nasywa, tapi dua-duanya tak dipilih putrinya, malah memilih pilihan yang lain. Tapi Desy tetap menghargainya sebab Nasywa bisa tinggal di asrama sehingga bisa fokus dalam belajar dan mendalami agama. O ftr