Image Source :
Resmi jadi istri Erwan Agustian, Fanny Ghassani berurai air mata. Fanny menangis karena teringat sang ayah yang meninggal dunia tahun lalu.
Benarkah Fanny sangat sedih karena sebelum meninggal, mendiang ayahnya bercita-cita menyaksikan Fanny melepas masa lajang?

“Aku menangis karena teringat papaku yang meninggal tahun lalu, ada ingatan tentang papa. Apalagi sebelum meninggal papa sempat berpesan kalau saya jangan nikah tua-tua, karena takutnya papa nggak bisa lihat. Tapi ya semua sudah takdir, aku harus ikhlas dan bahagia di hari pernikahanku,” ucap Fanny Ghassani ditemui usai akad nikah di Buncit Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/5).
BACA JUGA, Dianggap Lebay, Ini 5 Serangan Balasan Evelyn ke Aming
Berbeda dengan Fanny yang rasakan haru biru di akad nikah, sang suami Erwan justru diserang gugup hingga sempat salah ucapkan ijab kabul. Belum lagi sebelum ikrar sehidup semati, teman-teman dekat sempat mengerjainya.

“Ada tradisi di teman-teman dekat, kalau sebelum ijab kabul pasti dikerjain dulu, suruh ngapain lah. Jadi sempat ganggu pikiran. Aku juga gugup dan sempat salah, apalagi banyak kamera juga,” ucap Erwan Agustian.
Akad nikah Fanny dan Erwan mengikuti budaya Arab. Sebelum resmi menjadi suami istri, keduanya tidak boleh berdekatan. Tamu undangan pun dipisah berdasar jenis kelamin. Setelah penghulu menyatakan resmi dan telah tanda tangan buku nikah, barulah keduanya dipertemukan. O ran/ana