Image Source :
Manajer girlband JKT48, Inao Jiro, ditemukan tewas gantung diri oleh asisten rumah tangganya di kamar mandi rumahnya di Tangerang Selatan, Rabu (22/3). Pihak kepolisian menyebutkan bahwa Inao bunuh diri akibat stres dengan beban pekerjaannya. Namun, beredar kabar bahwa sang manajer kesal dengan para fans JKT48.
Isu tersebut mencuat lantaran ditemukan cuitan bernada sinis di dinding Twitter pria warga negara Jepang tersebut. Cuitan-cuitan terakhir sebelum Inao memutuskan gantung diri itu diduga ditujukan pada para penggemar JKT48.

“Diwaro mau, tapi ngevote gk mau,” kicau Inao, Sabtu (11/3).
“Ngucapin selamat ke osha oshi tapi tidak ngevote sama sekali,” tulisnya, Sabtu (18/3).
BACA JUGA, JKT48 Nyanyikan Lagu HKT48 Jepang, Siapa Takut!
Status tersebut diduga bentuk kekesalan Inao pada mereka yang mengaku fans, tapi tak mau memberikan dukungannya pada personel JKT48.
Kekesalan Inao sepertinya telah berlangsung lama. Hal tersebut terlihat dari kicauannya yang sudah diunggah sejak 8 Januari 2016 lalu, dan ditautkan di kolom teratas dinding Twitter-nya. Seolah marah, kicauannya ditulis dalam huruf kapital.

“UNTUK APA MEMBER BEKERJA KERAS LATIHAN & SYUTING MV.. JIKA FANS TIDAK BELI DAN HANYA MENDOWONLOAD!” bunyi cuitan Inao.
Semenjak kepergian Inao, diumumkan bahwa akun Twitter tersebut akan dinonaktifkan. Benar saja, kini akun jejaring sosial sang manajer tak dapat diakses lagi. O fie/berbagai sumber