Image Source :
Warga tak terima dituding arogan dan anarkis.
Pernyataan Ustad Solmet tentang kisruh dakwah yang terjadi di Banten, rupanya mendapat tanggapan dari pihak penyelenggara. Seolah tak terima dengan tudingan ustad muda itu, maka pihak penyelenggara akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

“Setelah konsultasi kita akan mengkaji lagi masalah kasus ini seperti apa atau dua hari ke depan laporan yang sebenarnya,” ujar Ismail Fahmi, SH kuasa hukum dari panitia penyelenggara acara di Desa Pasauran, Banten.
Pihak panitia acara tak terima ketika ustad Solmed mengatakan bahwa masyarakat Pasauran arogan dan anarkis, terlebih berujar banyak masyarakat yang membawa benda-benda tajam.

“Kami ingin memberikan kejelasan pada masalah ini, jangan sampai ada anggapan yang berkembang masyarakat Banten yang salah, arogan, anarkis, apalagi sampai ustad solmed bilang ada yang bawa senjata tajam, itu tidak benar,” tutur Rina selaku panitia acara. O dsa
BACA JUGA, Dikeroyok Warga, Ini 5 Pengakuan Menyeramkan Solmed!