Image Source :
Jatuh cinta selalu berjuta rasanya. Tapi ketika jalinan yang menimbulkan getaran bahagia di hati itu karam di tengah jalan yang tertinggal hanya satu rasa, sakit hati. Celakanya, untuk rasa sakit yang satu ini, tidaklah mudah menemukan obat yang manjur. Bahkan sosok Mandala yang terlihat tegar sekali pun, bisa luluh lantah hatinya ketika harus menghadapi fakta bahwa jalinan cintanya dengan sang kekasih, Poppy Bunga sudah berakhir pekan lalu. Berbeda dengan kaum adam pada umumnya yang pandai menyamarkan sakit hati di bawah logika, Mandala justru dengan jujur mengakui kalau hatinya benar-benar getir menerima kenyataan pahit ini.
"Bohong banget kalau cowok jatuh cinta terus putus dan bilang nga ingat itu, bohong banget. Kalau menurut aku sih pasti dalamlah. Pasti keingat terus. Selama ini kan aku ama dia ke mana-mana berdua. Kalau dia nga syuting pasti nemanin aku, begitu pun sebaliknya. Jadi itu kerasa banget," Jelas Mandala yang lahir di Surabaya 6 Oktober 1982 lalu.
Selama dua tahun, begitu banyak kenangan indah yang dilalui Mandala bersama pemeran Farah dalam sinetron Cucu Menantu ini. Mereka antara lain pernah melewati liburan romantis di Thailand, layaknya pasangan yang tengah berbulan madu. Tidak hanya itu. Seolah begitu yakin akan muara cinta yang terbina, sejoli yang usianya terpaut sepuluh tahun itu pun, sudah bertukar cincin meski belum bertunangan.
Tapi kini semuanya hanya tinggal kenangan indah, sekaligus menyakitkan untuk dikenang. Tragisnya, kisah cinta ini karam bukan karena persoalan di antara mereka. Sebaliknya, Mandala mengaku sudah tidak sanggup lagi menghadapi orang-orang di sekitar Poppy yang terlalu membebani pujaan hatinya itu.
"Sebenarnya sih sayang banget kita putus dengan ada berita-berita yang nga enak banget. Seakan-akan kita putus karena ada pihak ketiga. Sebenarnya engga. Ada masalah yang benar-benar besar banget. Posisinya ada di pihak Poppy," kata Mandala tentang sebab perpisahannya dengan Poppy.
Ketika ditanya lebih detil, Mandala tidak mau mengurai secara rinci, beban seperti apa yang harus dipikul Poppy demi orang-orang di sekitarnya. Yang pasti, beban itu sedemikian besarnya, sampai-sampai Poppy dilanda depresi dan kerap mencucurkan air mata. Ironisnya, orang-orang yang telah membuat bidadarinya itu merasa tidak nyaman, ternyata bukan orang tua kandung Poppy.
Mandala sama sekali tidak punya tendensi untuk menerobos masalah pribadi Poppy. Sebaliknya, pernyataan demi pernyataan yang terlontar dari mulut Mandala, justru menyiratkan kesan betapa dia sangat mencintai Poppy. Dengan jujur Mandala mengaku kalau dirinya memang masih sangat mencintai Poppy. Bahkan sampai detik ini, harapan untuk bisa merengkuh lagi hati Poppy masih melekat di relung hatinya. "Ya kalau untuk kembali sih kita belum tahu juga. masih SMS-SMS-an. Janjian malam ini. Dia masih sibuk striping juga. Mungkin setelah selamatan kita akan coba ketemua untuk klarifikasi masalahnya seperti apa".