Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Refleksi Akhir Tahun & Tantangan Penanganan Bahaya Narkoba 2020, Ini Harapan GPAN

CUMI XTRA
Refleksi Akhir Tahun & Tantangan Penanganan Bahaya Narkoba 2020, Ini Harapan GPAN

Refleksi akhir tahun dan tantangan penanganan bahaya narkoba tahun 2020 dilaksanakan di Kantor BNN, Jakarta Timur. Acara dihadiri sejumlah organisasi anti narkoba, salah satunya GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba). Siswandi sebagai Ketua Umum GPAN sampaikan harapan terkait penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

gpan1.jpg

“Ya bagus ya, satu yang kita lihat deklarasi bersama bahwa ini suatu kemajuan. Tapi refleksi kita seharusnya apa kelemahan kita, apa kekurangan kita, apa keberhasilan kita, mau ngapain di 2020, itu belum tergambar. Seperti program pemerintah 2015 itu merehabilitasi 100 ribu penyalahguna pecandu, program pemerintah. Empat tahun kemudian baru bulan ini baru 21 ribu, baru 21 persen. Kemana yang 79 persen? Harusnya refleksi tahun 2020 diharapkan 80 persen rehabilitasi,” jelas Siswandi, Jumat (13/12).

BACA JUGA, Nunung dan Jefri Nichol Akhirnya Direhabilitasi, Komjen Anang Iskandar Beri Apresiasi

Untuk mencapai refleksi tahun 2020, GPAN sebagai salah satu gerapan anti narkoba siap membantu mewujudkan. Dengan visi dan misi yang jelas, GPAN bersuara keras bahwa pecandu narkoba seharusnya direhabilitasi, bukan dipenjara.

gpan2.jpg

“Mari kita dari tujuan masing-masing, ormas didirikan itu apa. GPAN jelas visi misinya, satu mencari, menemukan, dan mengajak para pelaku dan pecandu narkotika untuk direhab secara gratis, nggak neko-neko kita. Sudah banyak rehab ke Tasik, Lido, kita mau menyelamatkan,” tandasnya. O gun/vin