Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Film Bebas, Kembalinya Kejayaan di Tahun 90-an

CUMI MOVIES & TV
Film Bebas, Kembalinya Kejayaan di Tahun 90-an

Masa SMA memang tak terlupakan, itulah yang dialami Indy Barends, Baim Wong, Widi Mulia, Susan Bachtiar, dan Marsha Timothy. Mereka mengembalikan kejayaan di tahun 90-an lewat film Bebas, yang bercerita tentang indahnya persahabatan saat memakai seragam putih abu-abu.

film-bebas1.jpg

“Keseluruhan menceritakan sebuah pengalaman atau persahabatan yang tak terlupakan. Solidnya personel masing-masing meski sudah berubah zaman, berubah generasi, tidak membuat mereka bubar. Dengan nonton film Bebas, kita bisa flashback dan ingat kembali kenangan yang sudah lewat dan itu sebuah bukti persahabatan mahal sekali harganya dan itu terjadi pada kita, kecuali di belakang aku (Baim Wong) repot,” Indy Barends menggoda Baim, saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/9).

Akting di film yang menceritakan kehidupan 90-an, Indy Barends sama sekali tak alami kesulitan. Meski butuh waktu lama untuk melakukan pendekatan dengan lawan main, selebihnya presenter kondang itu mengingat kembali masa-masa SMA saat ia memakai seragam putih abu-abu, untuk dijadikan referensi ketika akting.

BACA JUGA, Pernah Memohon Peran Jadi Pohon, Indy Barends Kaget Diajak Main Film 'Bebas'

“Karena kita kan pasti melewati masa remaja, ya otomati secara tidak langsung yang terjadi saat SMA ya begini. Memang waktu SMA perempuan dua orang dan laki-laki lima, kalau di sini laki-laki satu dan perempuan banyak. Tapi itu merangkum jadi satu ada kayak senior-senior-an, terus solid-solidan dan masih terjadi sampai sekarang,” jelas Indy.

Pendapat berbeda diutarakan Widi Mulia. Menurut Widi, film Bebas pas untuk menemani momen reuni SMA di bioskop. Terbukti, sambutan penonton sangat luar biasa, didukung dengan soundtrack film tahun 90-an yang masih diingat hingga sekarang.

film-bebas2.jpg

“Ini benar-benar film Bebas adalah reuni berjamaah dan baru dua kali reuni di bioskop dan sambutannya luar biasa. Jadi film ini benar-benar mengembalikanm kejayaan di tahun 90-an sama yang sekarang masih dialami senangnya di SMA,” kata Widi.

“Yg menarik dari film ini selain persahabatan ya menemukan keluarga baru sih. Dan yang paling menarik adalah memang menemukan sahabat sejati itu susah. Jadi kita punya harus pertahankan, mensyukuri,” tandas Marsha Timothy. O ian/vin