Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Sidang Dugaan Kasus Wanprestasi Kembali Digelar, Jefri Nichol Kembali Tak Hadir, Ada Apa?

CUMI CELEBS

Sidang dugaan kasus wanprestasi yang dialamatkan kepada Jefri Nichol masih terus bergulir. Pada kali ini, sidang masih dalam tahap agenda klarifikasi dari para pihak. Di mana pihak penggugat dan para tergugat turut hadir. Namun, sayangnya, Jefri Nichol kembali tak hadir dalam sidang tersebut. Ia hanya diwakilkan pihak kuasa hukumnya.

"Kan sudah ditunjuk kuasanya, saya. Jadi enggak wajib datang," ujar kuasa hukum Jefri Nichol, Aris Marasabessy saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (8/6).

th_711x391_5df7747994121594897655.jpg

Pasca digugat pihak Falcon Pictures atas dugaan wanprestasi, Jefri Nichol digugat senilai Rp 4,2 Miliar. Dalam hal ini pihak Jefri Nichol masih mengupayakan untuk menempuh cara kekeluargaan kepada pihak Falcon.

"Sampai saat ini masih diterima baik, kami juga berusaha untuk kalau seandainya memang ini bisa didamaikan ayo kita damaikan. Tapi kalau memang agak sulit didamaikan ya kita juga siap gitu," lanjut Aris Marasabessy.

Dalam sidang kali ini, pihak tergugat tiga yaitu manajemen Jefri Nichol turut hadir. Seperti diketahui sebelumnya, pihak Falcon menggugat tiga tergugat yaitu Jefri Nichol, sang ibunda selaku manajer Jefri Nichol, dan juga manajemen Jefri Nichol yang kini tak lagi menaungi selebriti berusia 21 tahun tersebut.

BACA JUGA, Adipati Dolken dan Ganindra Bimo Jadi Bromance Gara-gara Film Pemburu di Manchester Biru

"Kenapa Baetz manajemen dilibatkan dalam perkara ini karena perkara itu sudah dari tahun 2018 di mana Jefri masih dibawah Baetz manajemen. Tapi kalau di lihat dikontraknya di bulan April ya, itu sudah ada masalah dengan Baetz manajemen. Saya juga sudah ditunjuk untuk memberikan somasi Jefri karena tidak profesional dalam menjalankan tugasnya saat kontrak kerjasama dengan PH-PH lain," ujar pengacara Baetz Manajemen, Arifin Arahab.

Baik pihak manajemen dan Jefri Nichol pun telah menjalin komunikasi melalui ibunda Jefri Nichol, Junita Eka Putri.

5.jpg

"Waktu pertama kali disomasi oleh Falcon kita coba datang sama mamanya ke Falcon. Akhirnya dari Falcon bilangnnya karena sudah disomasi pertama, kedua, ketiga, enggak ada penjelasan apa pun dan hasilnya. Jadi akhirnya kita nunggu di pengadilan gitu," jelas mantan manajer Jefri Nichol, Baetz Agagon saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (8/6).

Sidang akan kembali digelar pada pekan depan dengan agenda mediasi antara pihak penggugat dan tergugat. Namun, menurut keterangan Aris Marasabessy, Jefri Nichol belum diketahui kehadirannya untuk agenda mediasi tersebut.

4.jpg

"Saya belum bisa memastikan Jefri akan datang atau tidak. Nanti saya coba koordinasikan apakah dia mau datang atau tidak saat mediasi," ujar Aris Marasabessy.

Dalam kesempatan mediasi yang akan digelar pada pekan depan, pihak Jefri Nichol berharap menemukan titik terang antara keduanya dan dapat menempuh jalur kekeluargaan. Namun, jika mediasi tak menemukan solusinya, pihak Jefri Nichol siap jika kasus ini lanjut ke persidangan berikutnya.

"Jadi gini, 30 hari diberikan jangka waktu untuk kita mediasi jadi kita diberikan kesempatan 30 hari nanti setelah itu kalau enggak ada kesepakatan, sidangnya lanjut. Namun walaupun sidang lanjut tapi para pihak masih boleh untuk melakukan mediasi sampai belum ada putusan yang bersifat tetap," tutup Aris Marasebssy.