Cumicumi, #1 Video Entertainment Portal

Diduga Menjadi Korban Perekaman Tanpa Izin, Aska Ongi Beberkan Kronologinya

CUMI CELEBS

Kejadian kurang mengenakan dirasakan Aska Ongi. Ya, ibu satu anak ini menjadi korban perekaman oleh seseorang berinisial A. Rekaman tersebut disebarluaskan sehingga membuat Aska Ongi merasa tak nyaman.

Didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, Aska membeberkan kronologi kejadian saat perekaman itu terjadi. Peristiwa perekaman tersebut terjadi saat seseorang bernisial A ini datang mengunjungi rumahnya dan melakukan perbincangan yang membuatnya menjadi emosional.

11.jpg

"Rekaman suara itu kejadiannya 1 November saat dia ke rumah. Itu juga enggak janjian tiba-tiba datang ke rumah ngerebut anak. Dia datang naik taksi online sendiri sama sopir," ujar Aska Ongi saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Kamis (4/6).

"Soal rebutan anak sih cuma di situ seakan-akan ngomongnya baik banget, tertata banget. Jadi aku emosi, aku sudah terpancing emosi sih karena aku panik," lanjut Aska.

BACA JUGA, Pertanyakan Terbitnya Akta Kelahiran Anak, Aska Ongi Datangi Dukcapil

Dalam hal tersebut membuat pihak Aska geram sekaligus bertanya-tanya maksud dan tujuan dari seseorang tersebut.

"Jadi sangat jelas ada kepentingan dalam perekaman itu sehingga membangun opini kalau klien kami bukan ibu yang baik. Kalau memang mau lihat, silakan lihat instagram klien kita apa anak tersebut kelihatan tidak happy atau terlantar atau sebagainya," ujar tim kuasa hukum Aska Ongi, Agustinus Nahak.

10.jpg

Kejadian perekaman tersebut membuat Aska Ongi syok hingga trauma. Ia bahkan hingga melakukan pemblokiran kontak terhadap orang yang ia sebut Mr. A.

Sunan Kalijaga yang merupakan kuasa hukum Aska sangat menyayangkan tindakan pelaku perekaman tanpa izin tersebut.

"Syok , bilang sama Bang Sunan kayak dijebak itu sih 11 November aku pergi, langsung aku block nomor termasuk instagramnya," ucap Aska Ongi.

"Saya pastikan bahwa sama-sama kita ketahui Mr. A ini merupakan warga negara asing yang di mana kami sangat sayangkan dengan adanya dugaan pelanggaran hukum. Kenapa dia bisa berbuat hal seperti itu sangat disayangkan, yang menjadi korban orang terdekat istri," tegas Sunan Kalijaga.